Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kisah Kuswanto, Guru Penggerak dari Sigi yang Dijuluki Manusia Pohon, Ditunjuk Jokowi jadi Kepsek
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Kisah Kuswanto, Guru Penggerak dari Sigi yang Dijuluki Manusia Pohon, Ditunjuk Jokowi jadi Kepsek
Headline

Kisah Kuswanto, Guru Penggerak dari Sigi yang Dijuluki Manusia Pohon, Ditunjuk Jokowi jadi Kepsek

Farih
Farih Published 26 Nov 2023, 11:00
Share
3 Min Read
jokowi 1
Presiden Joko Widodo berdialog dengan Kuswanto, seorang Guru Penggerak dari Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 di Indonesia Arena, Jakarta. Foto: BPMI Setpres
SHARE

IPOL.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (25/11).

Di tengah sambutannya, Jokowi meminta seorang Guru Penggerak untuk maju menghampirinya di atas panggung.

Setengah berlari, seorang guru segera menuju panggung dan berdiri di samping podium Jokowi.

Kuswanto, demikian dia memperkenalkan dirinya, yang merupakan seorang Guru Penggerak dari Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Pak Kus, ini Guru Penggerak apa bedanya dengan guru bukan penggerak?” tanya Jokowi.

“Ya baik, bedanya Guru Penggerak dengan guru yang bukan penggerak, maksudnya begini Pak Presiden, kalau Guru Penggerak itu kita betul-betul dilatih untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Kemudian juga pembelajaran yang berpihak kepada murid,” ucap Pak Kus diiringi tepuk tangan yang hadir.

Pak Kus sehari-hari mengajar di daerah yang termasuk dalam 3T (daerah tertinggal, terdepan, dan terluar).

Di tempatnya mengajar yang berada di ketinggian 1.539 meter di atas permukaan laut (mdpl), sinyal telepon seluler kadang menjadi tantangan. Dia pun menyampaikannya kepada Jokowi.

“Alhamdulillah saya waktu itu Guru Penggerak angkatan 7, CGP angkatan 7 lulus. Kemudian saya kalau ikut rukol (ruang kolaborasi)—karena ada tugas dengan fasilitator maupun instruktur—saya naik di atas pohon untuk mencari jaringan sehingga saya dikenal sebagai manusia pohon,” katanya disambut gelak tawa hadirin.

Pak Kus telah mengabdi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa selama kurang lebih 30 tahun. Ia pertama kali diangkat menjadi guru pada tahun 1993.

Mendengar hal tersebut, Jokowi pun meminta kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadikan Kuswanto sebagai kepala sekolah.

“Pak Menteri, kepala sekolah,” ujar Jokowi disambut riuh para guru yang hadir di Indonesia Arena.

Selain itu, sebagai apresiasi terhadap dedikasi Pak Kus, Jokowi juga memberikan hadiah sepeda.

“Pak Kuswanto nanti kalau bawa sepedanya sulit biar dikirim dari Istana langsung ke rumah,” ucapnya.

Selepas dialog tersebut, Jokowi mengaku senang karena saat ini Indonesia telah memiliki 50 ribu Guru Penggerak yang 9 ribu di antaranya telah menjadi kepala sekolah (kepsek).

Kepala Negara pun berharap jumlah tersebut akan terus meningkat ke depannya.

“Tadi disampaikan, tahun depan sudah mencapai kurang lebih 100 ribu, betul Mas Menteri? Sehingga kita memiliki para pemimpin-pemimpin sekolah yang terampil berinovasi, bertransformasi,” ujarnya. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: guru penggerak, Jokowi, kepala sekolah, kepsek
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article f19760e9 725d 4e18 b304 05e743b90f58 Latih Kemampuan Kehumasan, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat Adakan Workshop
Next Article Ilustrasi Kantor OJK. Foto: ist Persepsi Optimistik Sektor Perbankan Terpelihara di Tengah Volatilitas Gobal

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Politik
Legislator Gerindra Kritik Keras Kasudin di DKI Lantaran Cuek Diajak Sosper dan Reses
21 May 2026, 11:59
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?