Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tegas! Gus Yahya Larang Bawa Nama NU dalam Kontestasi Pemilu
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Politik > Tegas! Gus Yahya Larang Bawa Nama NU dalam Kontestasi Pemilu
Politik

Tegas! Gus Yahya Larang Bawa Nama NU dalam Kontestasi Pemilu

Farih
Farih Published 01 Nov 2023, 14:44
Share
2 Min Read
pbnu
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Foto: nu online
SHARE

IPOL.ID – Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan kepada siapa pun tidak membawa nama Nandlatul Ulama (NU) dalam tindakan dukung-mendukung pada kontestasi pemilihan umum (Pemilu).

“Prinsipnya adalah bahwa apapun, tindakan dukung-mendukung dalam kompetisi pemilihan presiden (Pilpres), maupun pemilihan umum yang akan datang ini tidak boleh membawa-bawa Nahdlatul Ulama,” kata Gus Yahya dalam keterangan dikutip dari nu online pada Rabu (1/11).

Ia menegaskan pengurus NU juga tidak boleh membawa-bawa nama NU dalam kontestasi pemilu.

“Jadi, tidak boleh bicara bahwa atas nama NU saya mendukung, itu tidak boleh, mendukung calon ini, calon itu, tidak boleh. Tetapi, jelas kita tidak bisa menghalangi hak-hak pribadi untuk berpartisipasi. Silakan kalau itu hak pribadi. Nggak boleh dihalang-halangi. Tetapi, tidak boleh mengatasnamakan NU,” katanya.

Pernyataan tersebut berulang kali diungkapkannya dalam berbagai kesempatan. Salah satunya pada Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama (Muskerwil NU) Jawa Tengah di Pesantren Al-Musyaffa Sudipayung, Ngampel, Kabupaten Kendal pada Minggu (29/10).

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya berpesan untuk tidak menjadikan NU sebagai komoditas politik.

“Rais ‘Aam mengatakan jangan buka lapak sendiri-sendiri. Itu maksudnya itlaqul hadri, artinya jangan buka lapak, artinya begitu. Artinya jangan jadikan NU ini komoditas untuk jualan, artinya itu,” tegasnya.

Dia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam NU, terutama dalam menghadapi Pemilu yang akan datang. Ia mengungkapkan fokus NU adalah keselamatan negara.

“Pemilu dan Pilpres ini cuman lewatan yang harus kita lalui. Kita punya tujuan yang lebih jauh dan lebih penting. Nah, kita harus lewat dengan selamat, NU-nya selamat, negaranya selamat,” katanya.

Gus Yahya menjelaskan maksud dari selamat tersebut yaitu sesama warga, sesama saudara tidak saling bertengkar meskipun berbeda pilihan. Lalu sistem politiknya aman dan tidak terjadi kekacauan.
“Negara ini berjalan, arahnya jelas, yang sudah dicapai jangan mundur lagi, yang sudah dicapai ini teruskan sampai ke tujuan, itu namanya selamat. Jadi kalau kemarin-kemarin saya sampaikan kepentingan NU terhadap politik Indonesia, satu-satunya kepentingan NU terhadap politik Indonesia adalah keselamatan bangsa dan negara,” paparnya. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: NU, PBNU, pemilu, yahya cholil staquf
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article timnas Erick Thohir Minta Pemain Manfaatkan Kesempatan Besar Bisa Tampil di Piala Dunia U-17
Next Article persib Persib vs Madura United, Maung Bandung Tak Boleh Terlena

TERPOPULER

TERPOPULER
Foto1 copy 1200x600 2547118548
Olahraga

HYDROPLUS Soccer League Bandung:Sabet gelar Juara, Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung Raih Tiket ke Kudus

Hukum
Pidsus Kejagung Belum Tindak Lanjuti Perkara Aspidum Kejati Sumsel
16 May 2026, 11:38
Jakarta Raya
CFD Rasuna Said Dievaluasi, Pemprov Pastikan Ditunda Hingga Juni
16 May 2026, 13:09
Jakarta Raya
Tekan Parkir Liar di Blok M, Pemprov Dirikan 4 Posko Pengaduan Warga
16 May 2026, 10:16
Hukum
Diperiksa KPK, Pihak Swasta Dicecar Soal Pemberian Uang ke Pihak PN Depok
16 May 2026, 10:39
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?