Ia pun menyampaikan lima dasar bela negara terdiri dari, Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara, Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara, serta memiliki Kemampuan Awal Bela Negara.
Pembicara berikutnya dari Badan Pembina Idiologi Pancasila (BPIP) yang disampaikan Yakob K.M.
Awal penyampaiannya, Yacob mengulas soal kehadiran BPIP. Selain itu, Yacob juga banyak mengulas materinya tentang peran jurnalis dalam mewujudkan informasi dan komunikasi yang baik.
”Ada empat fungsi dasar yang harus diperhatikan seorang jurnalis. Pertama, fungsi sebagai penjaga kebenaran. Berikutnya sebagai pelapor masalah sosial, pencipta ruang dialog, dan sebagai pemersatu bangsa. Keempat fungsi dasar ini harus dimiki seorang jurnalis dalam menghasilkan karya yang baik,” pungkas Yakob.
Sementara, Tokoh Pers Nasional yang pernah menjabat Ketua Dewan Pers dua periode (2010-2016) Bagir Manan, tampil sebagai narasumber kunci.
Dalam pemaparannya, Ketua Mahkama Agung 2001-2008 ini mengajak pers mengawal kebebasan pers seutuhnya sebagaimana amanat undang-undang 40/1999. Mewujudkan itu, pers harus memiliki tiga kemampuan yang tidak bisa ditawar, yakni skil, Intelektualitas dan etika.
