“Ada business matching, meski kita sudah lulus kurasi, kita jadi lebih tahu bagaimana memabngun sebuah produk secara keseluruhan untuk pasar yang lebih luas. Ini sangat baik bagi UMKM karena jadi mengetahui kebutuhan di pasar luar seperti apa. Buka jaringan, buka link, buka pasar-pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dia mengaku, di ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 sebelumnya hampir terjadi deal dengan buyer asal Jepang dan Timur Tengah. Namun belum ada kata sepakat. Kendati demikian, hal itu tak menjadi masalah bagi MUNO FOLK. Baginya hal ini menjadikan MUNO FOLK harus terus banyak belajar.
Sebab menurutnya produk Home Fragrance memiliki niche market. Dengan demikian kebutuhan satu pasar harus lebih dipelajari karena memang membutuhkan produk yang lebih spesifik melalui banyak penyesuaian namun tetap dengan identitas yang kuat.
“Tapi saat ini sudah sangat membantu event ini bagi kami dalam membangun market baru, mengenalkan produk saya ke masyarakat luas. Karena MUNO FOLK itu dari awal pemasarannya secara digital fokus di marketplace. Jarang ikut event seperti ini. Jadi UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR memberikan kesempatan masyarakat mengetahui MUNO FOLK lebih jauh. Karena kalau di marketplace konsumen tidak bisa nyimum aroma. Tapi kalau event seperti ini jadi ada interaksi,” lanjutnya.
