Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Perusahaan Tambang Australia Danai Junta Militer Myanmar
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Perusahaan Tambang Australia Danai Junta Militer Myanmar
Internasional

Perusahaan Tambang Australia Danai Junta Militer Myanmar

Farih
Farih Published 31 Jan 2024, 11:00
Share
1 Min Read
01000000 0aff 0242 99dd 08db9d7b79cc cx0 cy10 cw0 w1023 r1 s
ILUSTRASI - Parade militer Myanmar memperingati Hari Angkatan Bersenjata Myanmar ke-78 di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2023 lalu. Foto: AP
SHARE

IPOL.ID – Sejumlah perusahaan pertambangan dan perusahaan Australia yang beroperasi di Myanmar disebut memberikan kontribusi terhadap pendanaan pemerintahan junta militer

Itu disampaikan dalam laporan baru berjudul “Ranjau Melawan Kemanusiaan” yang dipublikasikan oleh aktivis antipemerintahan militer, Justice for Myanmar.

Perusahaan-perusahaan itu tetap aktif beroperasi dan menghasilkan pemasukan bagi militer, yang kemudian digunakan oleh junta untuk melancarkan serangan terhadap kekuatan oposisi di negara tersebut.

Myanmar mengalami kekacauan sejak pimpinan militer Jenderal Min Aung Hlaing dan pasukan militernya menggulingkan pemerintahan yang terpilih secara demokratis pada 1 Februari 2021.

Kudeta tersebut memicu protes massa dan revolusi bersenjata melawan pemerintahan militer, mencakup Pemerintah Persatuan Nasional yang dipimpin warga sipil, Pasukan Pertahanan Rakyat, serta kelompok-kelompok etnis bersenjata.

Pertempuran terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, bahkan sebagian besar menganggap negara itu sekarang berada dalam perang saudara.

Berdasarkan laporan itu, setidaknya 10 perusahaan Australia yang aktif dalam bidang pertambangan dan sejumlah jasa terkait di Myanmar.

Beberapa di antaranya terdaftar di Australia, sementara dalam kasus lain, warga negara Australia menjadi pemilik sebagian besar saham di perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Myanmar, atau negara lain. (VOA Indonesia/far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: junta militer myanmar, tambang australia
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article truno Bareskrim Polri Usut Dugaan suap Pengurusan DID di Pemkot Balikpapan
Next Article c5c2fff7 509c 46f5 b3c5 40ee687428dc Pengurus PGLII DKI Jakarta Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

TERPOPULER

TERPOPULER
okk
Jakarta Raya

1.000 Paket Sembako Disebar Pemilik Toko Handphone Khusus untuk Ojol di Ciracas Jaktim

Jakarta Raya
Pasar Induk Kramat Jati Sembelih 33 Sapi dan 15 Kambing, Daging Dibagikan Pakai Besek
28 May 2026, 20:11
Jakarta Raya
Sepi Pengunjung, Afni Sajim Minta Bazar di Kelurahan dan Kecamatan Dihapuskan
28 May 2026, 17:40
Jakarta Raya
Wali Kota Jaksel Sembelih Langsung Sapi Kurban Prabowo Berbobot 1,1 Ton
28 May 2026, 23:33
Gaya hidup
Jangan Kalap! Ini Risiko Kesehatan Akibat Makan Daging Berlebihan
28 May 2026, 14:50
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?