“Baik untuk first line of defense, second line of defense maupun third line of defense adalah internal auditor, bukan eksternal auditor. Saya sering menyampaikan internal auditor lebih susah daripada eksternal auditor karena dituntut untuk membina pengawasan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Menurut Menteri Basuki, upaya-upaya perbaikan kualitas pengawasan yang dilakukan secara terus menerus ini merupakan komitmen Kementerian PUPR dalam memperkuat tata kelola yang baik (good governance). Aksi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab UKI dan Inspektorat Jenderal, tetapi harus didukung dan dilaksanakan secara komprehensif oleh seluruh lini pertama mulai dari Unit Organisasi (Unor), Unit Kerja, hingga ke Balai/Satker serta terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait.
“Saya berpesan sebagai pemimpin di organisasi masing-masing harus bisa menjadi contoh, tone of the top integritasnya harus menjadi contoh, tidak hanya harus bisa menjadi contoh, tetapi semua harus berani menjadi contoh,” kata Menteri Basuki.
