Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Kramat Jati Belum Ada Titik Terang
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Kramat Jati Belum Ada Titik Terang
Kriminal

Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Kramat Jati Belum Ada Titik Terang

Farih
Farih Published 01 Mar 2024, 23:15
Share
3 Min Read
Dilarang memasuki tempat kejadian perkara (TKP) saat garis police line terpasang. Foto: Dok/ipol.id
Ilustrasi garis polisi. Foto: Dok/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Kasus pembunuhan driver taksi online di Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/1) hingga kini belum menemui titik terang. Pelaku yang misterius itu pun masih berkeliaran.

Hingga kini belum diketahui pasti dua pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban, Rahmat Zulkarnain, 51, tewas akibat luka bacok celurit pada bagian dada sebelah kiri itu.

Istri korban, Herawati menuturkan, setelah nyaris dua bulan berlalu sampai sekarang pihak keluarga urung mendapat informasi lebih lanjut terkait perkembangan proses penyelidikan kasus.

“Belum ada. Belum ada kejelasan sama sekali sampai sejauh mana. Karena setiap saya datang kesana (Polsek) selalu bilang dalam penyelidikan,” ujar Herawati pada awak media di Cililitan, Jumat (1/3) siang.

Sejak hari kejadian, sambung perempuan itu, bahkan saat jenazah Rahmat masih berada di Instalasi Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk proses autopsi pihak keluarga sudah memberi keterangan terkait kasus.

Herawati sudah memberi keterangan terhadap personel Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, dan Unit Reskrim Polsek Kramat Jati.

“Saya sudah didatangi banyak polisi, sudah ditanya-tanya ada kejadian apa sebelumnya. Sampai sekarang belum ada titik terang siapa pelaku. Katanya barang bukti sudah disana (Polsek),” ujarnya.

Sepengetahuannya barang bukti yang sudah diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kramat Jati, di antaranya ada baju dikenakan mendiang suaminya saat kejadian.

Kemudian sebilah celurit yang ditinggalkan pelaku usai membacok Rahmat hingga mengalami luka pada pergelangan tangan, bahu, dada, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Terkait perkembangan kasus, Herawati tidak mengetahui pasti karena hingga kini dia tidak mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

“Sampai sekarang ini gelap banget, gelap banget (tidak ada informasi identitas pelaku). Saya juga baru tahu saya berhak dapat SP2HP setelah saya konsultasi dengan pihak ketiga,” tuturnya.

Sementara, awak media sudah berupaya mengonfirmasi penanganan kasus pembunuhan Rahmat kepada Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahean.

Namun saat dikonfirmasi apakah pelaku pembunuhan korban Rahmat sudah diamankan, Kasat Armunanto meminta awak media menanyakan kasus kepada Kapolsek Kramat Jati.

“Hubungi Kapolsek saja ya,” tukas Armunanto.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Kramat Jati, Kompol Tuti Aini dan Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Biher Harianja tidak kunjung merespon hingga berita ditulis.

Sebelumnya, Rahmat menjadi korban pembacokan saat sedang beristirahat sembari meminum kopi pada kios tambal ban di tepi Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/1) sekitar pukul 05.30 WIB.

Usai kejadian Rahmat sempat menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Polri Kramat Jati. Sayangnya pada sekitar pukul 06.30 WIB Rahmat meninggal.

Dalam kasusnya, belum diketahui motif pembacokan karena berdasar keterangan pemilik tambal ban yang berada di lokasi pelaku seketika menyerang korban menggunakan celurit tanpa terjadi cekcok sebelumnya. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: kramat jati, pembunuhan, Pembunuhan Driver Taksi Online
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 27b16f15 cdf7 44a3 9ae7 35a555ff2905 Instalasi Biogas Peternakan Sapi di Cikoko Rampung, Kotoran Bakal Disulap Jadi Produk Bernilai
Next Article Pengambilan sumpah jabatan dokter gigi Kampus Moestopo, Jakarta. Foto: Dok Humas Akreditasi Unggul, FKG Universitas Moestopo Telah Hasilkan 4.721 Dokter Gigi

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah kontainer milik PT PMM yang dibongkar paksa diduga oleh petugas di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (24/5/2026). Foto: Ist
Hukum

Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM

HeadlineOlahraga
Penuh Haru Laga Perpisahan Moh Salah, Liverpool Ditahan Brentford
25 May 2026, 06:35
Jakarta RayaNasional
BPJS Kesehatan DKI Jakarta Gelar Fun Walk di CFD Sudirman-Thamrin
24 May 2026, 19:16
Headline
Kepala BP BUMN Tegur Keras PTPN Terkait Kriminalisasi Kakek Mujiran di Lampung
24 May 2026, 17:01
HeadlineOlahraga
Hasil Liga Italia, Emil Eudero Mulyadi dkk Terdegradasi Usai Cremonese Dihajar Como 1-4
25 May 2026, 07:31
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?