Irfan mengatakan, pihaknya akan terus memperluas perlindungan program Jamsostek ke kalangan atlet pencak silat. Terutama karena atlet memiliki risiko cedera saat bertanding maupun berlatih. ”Sehingga para keluarga atlet atau klubnya sudah tidak perlu memikirkan biaya untuk mendanai pemulihan atlet yang cedera. Baik itu cedera ringan maupun cedera berat,” ungkap Irfan.
Menurut Irfan, iuran para atlet untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat murah. Iurannya per orang setiap bulan hanya Rp16.800. Iuran tersebut wajib dibayar tepat bulan untuk menjaga status kepesertaan selalu aktif. Sehingga, manfaat perlindungan berlaku setiap saat. ”Agar lebih praktis, pembayaran iuran bisa langsung enam bulan atau bahkan satu tahun ke depan,” kata Irfan. (msb/dani)
