“Saya mendoakan seluruh muslim di bulan akbar Ramadan ini. Saya mengharapkan perdamaian, kesejahteraan, solidaritas dan semua yang terbaik,” papar dia.
Mufti atau pemimpin agama terkemuka di Kosovo, Naik Ternava menyebut pentingnya Ramadan dan perdamaian bagi negeri yang pernah terkoyak konflik ini.
“Kami berdoa agar Yang Maha Kuasa akan menerima ibadah puasa dan sholat kami, menganugerahkan kepada negeri kami, bangsa kami, dan agama kami, keamanan dan stabilitas. Kami berdoa bahwa konflik, perang dan pertumpahan darah di antara orang-orang, terlepas dari ras, warna, agama atau kebangsaan, akan berakhir,” kata dia.
Kosovo memiliki populasi sekitar 1,8 juta orang dengan 95 persennya adalah muslim. (voa/tim)
