IPOL.ID – Viral di media sosial sosok aktivis perempuan Ratna Sarumpaet keluar naik mobil di jalanan saat Hari Raya Nyepi berlangsung di Bali pada Senin (11/3).
Ratna Sarumpaet terlihat diberhentikan pecalang desa adat di depan kantor LPD Desa Adat Tandeg, Jalan Pantai Berawa Nomor 93, Tibubeneng, Badung, Bali, saat itu dirinya sedang menggunakan mobil.
Terlihat dari unggahan akun Instagram @undercover.id pada Selasa (12/3), tertulis bahwa Ratna Sarumpaet keluar naik mobil terciduk Pecalang dijalan saat hari raya Nyeli berlangsung.
Sebagai informasi, pecalang merupakan petugas yang menjaga ketertiban dan kemanan di Bali yang sifatnya secara adat. Biasanya pecalang bertugas untuk mengamankan jalannya upacara keagamaan yang ada di Bali.
Aksinya berkeliling menggunakan mobil tersebut viral dibanyak media sosial. Diketahui bahwa Ratna berjalan pada pukul 10.40 pagi bersama sang sopir.
Ratna Sarumpaet mengaku ingin mencari ATM dan dirinya salah tanggal dia ingat Nyepi pada (9/3/2024). Ini alasan sehingga tidak tahu bahwa hari itu adalah Hari Raya Nyepi.
Pada akhirnya Pecalang tersebut meminta Ratna Sarumpaet dan sopirnya untuk kembali ke tempat mereka menginap. Ratna Sarumpaet tidak diberikan sanksi atas perbuatannya yang berkeliaran saat Hari Raya Nyepi.
“Mungkin beliau tidak tahu. Surat imbauan sudah diedarkan jauh-jauh hari sebelumnya. Kami harap warga melaksanakan Catur Brata Penyepian, tidak boleh keluar rumah itu poin utamanya,” jelas Bendesa Adat Tandeg, I Wayan Wartana, dikutip pada Selasa (12/3/2024).
Selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 berlangsung, umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu tidak menggunakan api, termasuk lampu penerangan (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan), dan tidak bekerja (amati karya). Lalu dilaksanakan selama 24 jam dari sejak Senin, pukul 06.00 hingga Selasa (12/3), pukul 06.00 Wita. (Vinolla)
Viral Ratna Sarumpaet Ditegur Pecalang Lantaran Keluar Gunakan Mobil Saat Nyepi di Bali
