Rencana ini disambut positif oleh masyarakat yang melihatnya sebagai upaya pemerintah daerah dalam mengedepankan aspek kebudayaan dan sejarah Tenggarong. Diharapkan, dengan pemindahan CFD ke Kawasan Budaya Tenggarong, akan tercipta sinergi antara aktivitas sosial, edukasi, dan pelestarian budaya.
“Kami ingin CFD lebih dari sekadar tempat berolahraga, namun juga menjadi pusat pembelajaran dan pelestarian budaya,” katanya.
“Masih kita diskusikan dengan Pak Bupati dan Sultan, kapan rencana pastinya akan dipindahkan,” imbuh Thauhid.
Dengan rencana pemindahan ini, Tenggarong berharap dapat memperkuat identitasnya sebagai kota yang kaya akan budaya dan sejarah, sekaligus memberikan pengalaman baru yang berharga bagi warganya. (Adv/Diskominfokukar/OC)
