AKP Sunaryo mengatakan, pembentukan Tim Urai dilakukan guna mengatasi kepadatan pemudik yang diprediksi melonjak pada mudik Idul Fitri tahun ini.
Mengacu pada data Kementerian Perhubungan, secara keseluruhan jumlah warga melakukan perjalanan mudik tahun ini akan melonjak 50 persen dibanding Tahun 2023 lalu.
“Antisipasi khusus kami dibantu Polda Metro Jaya sudah menyiapkan Tim Urai. Tim Urai ini terdiri dari lima sepeda motor trail disiagakan di Pos Haji Naman,” tukas Sunaryo.
Nantinya, Tim Urai bakal bergerak mengurai kepadatan pemudik kendaraan roda dua dan roda empat saat terjadi kepadatan luar biasa dalam waktu cukup lama di Jalan Raya Kalimalang.
Penggunaan sepeda motor jenis trail yang pun sengaja dipilih agar memudahkan mobilitas petugas untuk mengurai arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Kalimalang.
Karena Jalan Raya Kalimalang merupakan jalur arteri pemudik yang menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, melalui Pantura, khususnya bagi pemudik sepeda motor.
“Manakala terjadi kepadatan sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maka Tim Urai bergerak. Tim Urai ini memecah kepadatan, juga menutup celah-celah yang tidak bisa dilalui mobil,” katanya.