BPH Migas bersama Badan Usaha Retail BBM telah menyiagakan sarana dan fasilitas penyaluran BBM, PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan 115 Terminal BBM, 7.400 SPBU, dan 71 DPPU, serta layanan tambahan berupa SPBU Siaga, Kiosk Pertamina Siaga, Motorist, dan Mobil Tangki Standby dan 6 Serambi MyPertamina. PT AKR Corporindo Tbk menyiagakan 108 Penyalur, PT Aneka Pertroindo Raya (BP-AKR) menyiagakan 51 SPBU. Sedangkan Exxonmobil Lubricants Indonesia menyiagakan 2.695 Microsite, PT Shell Indonesia menyiagakan 215 SPBU, dan PT Vivo Energy Indonesia (VIVO) menyiagakan 39 SPBU.
“Penyaluran BBM tertinggi secara nasional untuk arus mudik terjadi pada tanggal 9 April 2024, dengan kenaikan gasoline 44,56% dari penyaluran normal, sedangkan untuk arus balik pertama terjadi pada tanggal 13 April 2024 dengan kenaikan gasoline 21,63% dari penyaluran normal dan arus balik kedua, terjadi pada tanggal 15 April 2024 dengan kenaikan gasoline 17,65% dari penyaluran normal. Adapun penyaluran selama periode Posko dibandingkan rata-rata penyaluran normal untuk gasoline naik sebesar 18,1% dan avtur naik sebesar 10,7%, sedangkan gasoil turun sebesar 26,6 %,” jelasnya.