Penyaluran gas tertinggi tanggal 3 April sebesar 902 BBTUD dan terendah tanggal 10 April (H-1) sebesar 599 BBTUD, penyaluran niaga gas pada H0 sebesar 638 BBTUD dan H+1 sebesar 647 BBTUD. “Perubahan volume penyaluran gas bumi pada periode RAFI ini dimitigasi dengan manajemen linepack untuk optimalisasi penyaluran gas bumi dapat dirasakan oleh masyarakat dengan nyaman dan aman,” lanjutnya.
4. Listrik
Kondisi pasokan untuk sistem kelistrikan di wilayah pengusahaan PT PLN umumnya berada pada kondisi ”pasokan listrik aman”. Kondisi kelistrikan pada tanggal 10 April 2024 pada saat perayaan Hari Raya Idulfitri, yaitu sebanyak 23 sistem dalam kondisi normal, dan 1 sistem dalam kondisi defisit (sistem Bau-bau). Pemadaman pada sistem Bau-bau saat beban puncak malam sebesar 1,33 MW, Sistem siaga pada beban puncak siang. Rincian Daya Mampu Pasok Nasional sebesar 52.454,77 MW dan Beban Puncak sebesar 31.213,56 MW.
5. Geologi
Selama periode Posko, terjadi kejadian kebencanaan Geologi, antara lain:
a. Gunung api: satu gunung api berstatus Awas (Ruang), Enam gunung api berstatus Siaga (Anak Krakatau, Ili Lewotolok, Marapi, Merapi, Semeru, Awu) dan enam belas gunung api bertatus Waspada (Banda Api, Bromo, Dempo, Dukono, Gamalama, Ibu, Karangetang, Kerinci, Lewotobi Laki-Laki, Lokon, Raung, Rinjani, Sangeangapi, Sinabung, Slamet, Soputan).