Sananta memang punya tipe main yang beda dengan Struick yang gemar membuka ruang sehingga bakal ada sedikit penyesuaian strategi dan cara distribusi bola di sepertiga akhir lapangan lawan.
Namun insting gol Sananta yang terbilang mumpuni bisa jadi pembeda dan menolong Timnas Indonesia U-23 menang lawan Uzbekistan. Sananta juga punya mental bagus dan hal itu teruji dari keberaniannya menjadi eksekutor pertama dan sukses menyarangkan dua penalti.
2. Hokky Caraka
Hokky Caraka juga bisa jadi opsi yang dipilih oleh Shin Tae Yong terkait absennya Rafael Struick. Dalam sejumlah pertandingan terakhir, Shin Tae Yong sering memilih Hokky dibanding Sananta di sejumlah kesempatan.
Selain tipe striker penyelesai serangan di kotak penalti, Hokky juga punya keunggulan dalam hal stamina. Lantaran jarang bermain hingga babak semifinal, kondisi stamina Hokky tidak terkuras seperti pemain-pemain lain yang sering tampil sebagai pemain inti.
3. Jeam Kelly Sroyer
Sosok Jeam Kelly Sroyer juga bisa jadi alternatif pengganti Rafael Struick. Bila Shin Tae Yong ingin pemain yang lebih banyak menyisir sisi lapangan dan sering berpindah posisi, Sroyer adalah pilihan yang pas.