Terkhusus untuk Kabupaten Luwu, BNPB telah memberikan DSP untuk penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor periode Januari – Mei 2024 sebesar Rp1 Miliar.
Dengan rincian, pada bulan Maret, BNPB telah menyalurkan dukungan operasional penanganan darurat bencana tanah longsor sebesar Rp 250 juta. Dukungan selanjutnya pada bulan April untuk penanganan darurat bencana banjir sebesar Rp 250 juta.
Di Luwu pula, BNPB memberilan dukungan logistik dan peralatan tahap II berupa : perlengkapan bayi 100 paket; perlengkapan pakaian wanita dewasa 500 paket; perlengkapan pakaian pria dewasa 500 paket; sembako 500 paket; selimut 500 lembar; matras 500 lembar; terpal 500 lembar; air mineral 500 dus; sarung 300 lembar; lampu solar panel 5 unit; lampu air garam 300 unit; penjernih air (exho H20) 100 unit; makanan siap saji 500 paket.
“Untuk Kabupaten Luwu, ada korban jiwa di sana. Kami berikan lagi Rp500 juta (DSP),” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto.
Ia mengaku, bahwa 7 Kabupaten yang mengalami bencana, di antaranya terjadi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan ada terjadi tanah bergerak.
