Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Brazil Dilanda Banjir Terburuk Dalam 80 Tahun, 36 Tewas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Brazil Dilanda Banjir Terburuk Dalam 80 Tahun, 36 Tewas
Internasional

Brazil Dilanda Banjir Terburuk Dalam 80 Tahun, 36 Tewas

Farih
Farih Published 04 May 2024, 20:12
Share
3 Min Read
01000000 0aff 0242 41b6 08dc6bdb6f5c w1023 r1 s
Warga dan hewan peliharaannya dievakuasi kawasan banjir setelah hujan lebat di Sao Sebastiao do Cai, negara bagian Rio Grande do Sul, Brazil, Kamis, 2 Mei 2024. Foto: Carlos Macedo/AP Photo
SHARE

IPOL.ID – Hujan deras di negara bagian Rio Grande do Sul, Brazil selatan, menewaskan 39 orang, dan 68 lainnya hilang, kata badan pertahanan sipil negara itu pada Jumat (3/5). Banjir besar di negara itu menghancurkan kota-kota dan memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka.

Bencana ini merupakan bencana lingkungan keempat dalam setahun, setelah banjir pada Juli, September, dan November 2023 yang menewaskan total 75 orang.

Menurut Badan Geologi Brazil, banjir di seluruh negara bagian itu telah melampaui banjir bersejarah yang pernah terjadi 1941. Di beberapa kota, ketinggian air berada pada titik tertinggi sejak pencatatan dimulai hampir 150 tahun lalu, kata badan tersebut.

Pada Kamis (2/5), bendungan di pembangkit listrik tenaga air antara Kota Bento Goncalves dan Cotipora runtuh sebagian dan seluruh kota di lembah Sungai Taquari, seperti Lajeado dan Estrela, seluruhnya terendam air. Di Kota Feliz, yang berjarak 80 kilometer dari ibu kota negara bagian, Porto Alegre, sungai yang meluap menyapu jembatan yang menghubungkannya dengan kota tetangga Linha Nova.

Operator melaporkan pemadaman listrik, komunikasi dan air di seluruh negara bagian. Lebih dari 24.000 orang harus meninggalkan rumah mereka, menurut badan pertahanan sipil.

Tanpa internet, layanan telepon, atau listrik, warga kesulitan memberikan informasi terkini atau memberitahu kepada kerabat mereka yang tinggal di negara bagian lain. Helikopter terus terbang di atas kota-kota sementara keluarga-keluarga dan anak-anak yang terdampar menunggu penyelamatan di atap rumah.

Hujan deras dimulai Senin (29/4) dan diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga Sabtu (4/5), kata Marcelo Seluchi, kepala ahli meteorologi di Pusat Pemantauan dan Peringatan Bencana Alam Nasional, kepada jaringan televisi publik Brazil, Jumat (3/5).

Presiden Luiz Inácio Lula da Silva mengonfirmasi mengenai para korban banjir dalam konferensi pers pada Jumat (3/5) bersama Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Brasilia.

“Kata-kata pertama Menteri Fumio Kishida dalam pertemuan yang kami selenggarakan adalah solidaritas terhadap masyarakat negara bagian Rio Grande do Sul, yang menjadi korban salah satu banjir terbesar yang pernah kami alami. Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Brazil terjadi begitu banyak hujan di satu lokasi,” kata Lula, dilansir VOA Indonesia, Sabtu (4/5).

Cuaca di seluruh Amerika Selatan dipengaruhi oleh fenomena iklim El Niño, peristiwa alami yang terjadi secara berkala dan menghangatkan permukaan air di wilayah Pasifik Khatulistiwa. Di Brazil, El Niño secara historis menyebabkan kekeringan di wilayah utara dan curah hujan tinggi di wilayah selatan.

Tahun ini, dampak El Niño sangat dramatis, dengan terjadinya kekeringan bersejarah di Amazon. Para ilmuwan mengatakan cuaca ekstrem lebih sering terjadi karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. (VOA Indonesia/far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Banjir, banjir brazil
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article a0365bd1 a9c1 43f3 bbcb 7aa0b279c0e6 Koordinasi dengan Polda Sulsel, Pj Gubernur Bahtiar Kirim Bantuan ke Latimojong Luwu Gunakan Helikopter
Next Article haji2 Penting! Ini Perlengkapan untuk Dibawa Jemaah Haji

TERPOPULER

TERPOPULER
Foto1 copy 1200x600 2547118548
Olahraga

HYDROPLUS Soccer League Bandung:Sabet gelar Juara, Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung Raih Tiket ke Kudus

Jabodetabek
Bangun Kesadaran Kritis Remaja di Era Digital, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Pamulang gelar PKM Literasi Iklan Anti-Impulse Buying di SMK Puspita Husada
16 May 2026, 10:53
Jakarta Raya
CFD Rasuna Said Dievaluasi, Pemprov Pastikan Ditunda Hingga Juni
16 May 2026, 13:09
Jakarta Raya
Tekan Parkir Liar di Blok M, Pemprov Dirikan 4 Posko Pengaduan Warga
16 May 2026, 10:16
Hukum
Diperiksa KPK, Pihak Swasta Dicecar Soal Pemberian Uang ke Pihak PN Depok
16 May 2026, 10:39
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?