Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Mayoritas Anggota PBB Dukung Keanggotaan Penuh Palestina
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Mayoritas Anggota PBB Dukung Keanggotaan Penuh Palestina
Internasional

Mayoritas Anggota PBB Dukung Keanggotaan Penuh Palestina

Farih
Farih Published 12 May 2024, 14:45
Share
4 Min Read
Majelis Umum PBB bersidang di markas besar PBB di New York City. Foto: UN Photo
Majelis Umum PBB bersidang di markas besar PBB di New York City. Foto: UN Photo
SHARE

IPOL.ID – Dewan Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (10/5) secara mayoritas memutuskan untuk memberikan hak tambahan kepada Palestina di lembaga internasional tersebut dan mendukung upaya mereka untuk menjadi anggota penuh. Namun, langkah tersebut terhambat oleh Amerika Serikat (AS).

Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, marah terhadap hasil pemungutan suara yang sebagian besar bersifat simbolis tersebut, sementara Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, menyatakan bahwa pemungutan suara tersebut memiliki makna sejarah.

Dengan pertempuran di Gaza berkobar, Palestina pada April kembali mengajukan permohonan untuk menjadi anggota penuh PBB, yang sebelumnya telah mereka ajukan sejak 2011. Saat ini, status mereka adalah “negara pengamat non-anggota”.

Agar berhasil, inisiatif tersebut memerlukan lampu hijau dari Dewan Keamanan PBB dan kemudian dua pertiga suara mayoritas di Majelis Umum.

Namun, AS sebagai salah satu dari lima anggota Dewan Keamanan dengan hak veto dan sekutu terdekat Israel, menghalangi usulan tersebut pada 18 April.

Sebelum pemungutan suara pada Jumat, Duta Besar Palestina Mansour mengatakan, “Saya telah berbicara di podium ini ratusan kali, tetapi belum pernah untuk pemungutan suara yang lebih berarti daripada yang akan berlangsung, yang akan menjadi momen bersejarah.”

“Akan tiba saatnya Palestina akan mengambil tempat yang selayaknya di antara komunitas negara-negara yang merdeka,” tambahnya, dilansir VOA Indonesia, Sabtu (11/5).

Namun, Duta Besar Israel Erdan menanggapi dengan mengatakan bahwa Piagam PBB telah disalahgunakan. Ia akan memasukkan cetakan piagam tersebut ke dalam mesin penghancur kertas saat berbicara di podium.

“Dengan preseden baru ini, kita mungkin melihat perwakilan ISIS atau Boko Haram duduk di antara kita,” kata Erdan, merujuk pada dua kelompok jihad.

Dia mengatakan hal itu akan memberikan “hak suatu negara kepada entitas yang sebagian sudah dikendalikan oleh teroris, dan akan digantikan oleh kekuatan pembunuh anak-anak, pemerkosa Hamas.”

Washington menentang pengakuan negara apa pun di luar perjanjian bilateral antara Palestina dan Israel, yang pemerintahan sayap kanannya dengan tegas menentang solusi dua negara.

Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Robert Wood, menyatakan setelah resolusi disetujui bahwa meskipun keputusan yang diambil tidak bermaksud menolak pengakuan terhadap negara Palestina. Namun AS tetap berpandangan bahwa langkah-langkah unilateral di PBB dan di lapangan tidak akan mencapai tujuan tersebut.

Resolusi tersebut memberi Palestina “hak dan keistimewaan tambahan” yang dimulai pada sesi Majelis Umum berikutnya, pada September.

Simbolisme Itu Penting

Richard Gowan, seorang analis dari International Crisis Group, mengatakan langkah tersebut dapat menciptakan “sejenis lingkaran malapetaka diplomatik, di mana Majelis secara berulang kali meminta Dewan untuk memberikan keanggotaan penuh kepada Palestina dan AS memvetonya.”

Teks tersebut dengan jelas melarang warga Palestina untuk menjadi anggota Dewan Keamanan atau memberikan suara dalam Majelis Umum.

Namun hal ini memungkinkan mereka mengajukan proposal dan amandemen secara langsung, tanpa harus melalui negara lain, seperti yang terjadi saat ini.

Hal itu juga memberikan mereka hak untuk duduk di antara negara-negara anggota sesuai dengan urutan abjad.

Resolusi tersebut disetujui melalui pemungutan suara 143 berbanding 9 dan 25 negara abstain.

“Simbolisme adalah yang terpenting,” kata Gowan. “Resolusi ini merupakan sinyal yang sangat jelas bagi Israel dan AS bahwa sudah waktunya untuk menganggap serius status negara Palestina.”

Perang tersebut dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel, yang mengakibatkan kematian lebih dari 1.170 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka resmi Israel.

Serangan balasan Israel menewaskan sedikitnya 34.943 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan wilayah yang dikelola Hamas.

Kelompok militan Hamas menyambut baik pengesahan langkah PBB tersebut, yang mereka sebut sebagai “penegasan kembali solidaritas internasional terhadap rakyat kami.” (VOA Indonesia/far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: palestina, PBB
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ketua KPU Hasyim Asy'ari. Foto: dok. KPU Caleg Maju Jadi Cagub Tak Wajib Mundur, Hasyim Disorot
Next Article prabowo subianto Prabowo Ingatkan Kader Gerindra Berjuang untuk Kebenaran dan Hak Rakyat Miskin

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

HeadlineNasional
Intip Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijjah Hari ini, 17 Mei 2026
17 May 2026, 16:02
Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Gaya hidup
Pakai Cara Ini Agar Pohon Cabai Tumbuh Subur hingga Berbuah Lebat
17 May 2026, 19:30
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?