“Tadinya pas awal pembangunan gedung kita (pedagang) dikasih tempat penampungan di belakang. Cuman ya itu tadi, saking lamanya tempat penampungan roboh, hancur,” kata Nana.
Pernah (para pedagang) berupaya menanyakan secara langsung kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, hingga menemui DPRD DKI.
Tapi upaya tersebut tidak ada yang membuahkan hasil, sehingga nasib para
pedagang Pasar Munjul kini terkatung-katung menanti pembangunan gedung baru untuk tempat mereka berjualan.
“Sekarang dagang sendiri-sendiri, bikin sendiri, modal sendiri untuk pembangunan. Enggak ada bangunan dibuat pemerintah, jadi kita mandiri,” jelas pedagang Pasar Munjul lain, Safinah.
Para pedagang berharap Pemprov DKI Jakarta atau dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) dapat melanjutkan revitalisas pasar.
Karena dengan kondisi Pasar Munjul sekarang banyak pembeli yang enggan datang berbelanja, sehingga mengakibatkan omzet para pedagang turun drastis.
