Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Peredaran Minyak Cong Palembang Makin Vulgar, Masyarakat Desak Polisi Tegas
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Peredaran Minyak Cong Palembang Makin Vulgar, Masyarakat Desak Polisi Tegas
Nusantara

Peredaran Minyak Cong Palembang Makin Vulgar, Masyarakat Desak Polisi Tegas

Bambang
Bambang Published 14 May 2024, 19:13
Share
2 Min Read
Istimewa
Istimewa
SHARE

IPOL.ID-Kendati penyelundupan minyak mentah atau minyak cong dari Palembang, Sumatera Selatan berkali-kali berhasil digagalkan aparat, namun upaya tersebut tidak lantas membuat produsen jera.

Beberapa penggerebekan tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di Provinsi Sumatera Selatan pun tidak menyurutkan nyali mereka untuk terus melakukan produksi minyak ilegal yang lantas diolah menjadi BBM (Minyak Standar Pertamina).

Hingga kini pengolahan minyak cong makin marak dan sudah menjadi sumber rupiah yang menggiurkan, karena banyak dibutuhkan industri-industri. Tidak saja dari wilayah asalnya di Palembang, namun telah menyebar ke seluruh Indonesia.

Penjualannya semakin terang-terangan dan didistribusikan hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

“Sekarang sudah berani berjualan melalui media sosial seperti tik tok hingga facebook,” ujar Zulkarnain, warga masyarakat sekaligus Pemerhati Lingkungan dari Sumatera Selatan melalui sambungan telpon, Selasa (14/5/2024).

Karenanya, Zulkarnain mendesak kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan untuk segera menindak tegas tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di wilayahnya.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Makin Vulgar, Masyarakat Desak Polisi Tegas, Peredaran Minyak Cong Palembang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta Pemerintah untuk mempercepat pemulihan akses transportasi darat untuk penanganan terhadap korban banjir lahar dingin dan tanah longsor di beberapa kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar). Korban Banjir Sumbar Terus Bertambah, Sultan Minta Pemerintah Percepat Pulihkan Akses Transportasi
Next Article Ilustrasi - Dilarang melintasi garis police line yang terpasang di tempat kejadian perkara (TKP). Foto: Dok/ipol.id Warga Cakung yang Tewas di Kali Sodong Belum Bisa Dipastikan Penyebabnya

TERPOPULER

TERPOPULER
kapol b
HeadlineNasional

Kapolri Mutasi 108 Pati dan Pamen Polri di Bulan Mei 2026, Siapa saja?

HeadlineOlahraga
Gasak PSS Sleman 4-3, Garudayaksa FC Juara Championship Liga 2 2025/2026
09 May 2026, 23:19
Nasional
Kepala BMKG Tegaskan Pentingnya Teknologi untuk Kemanusiaan
10 May 2026, 10:00
Ekonomi
Jelang Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking Percepatan Proyek Energi Terbarukan
10 May 2026, 10:28
Nasional
Gus Ipul Pastikan Ada Perubahan Penerima Bansos
10 May 2026, 10:55
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?