“Yang pertama tentu pasar, jika kita membeli produk dalam negeri pasar semakin besar. Dan yang kedua membuat investasi dalam negeri semakin besar yang datang dari pengusaha nasional maupun perusahaan daerah juga, kemudian yang ketiga kita melihat ini juga meningkatkan lapangan kerja dalam negeri. Ini semua dapat gayung bersambut di mana upaya bapak Presiden terpilih untuk mengupayakan mencapai angka pertumbuhan ekonomi lebih besar,” imbuh Anindya.
Menempati area seluas 2500 m2, ICEF 2024 menghadirkan sekitar 150 peserta pameran dari berbagai sektor bisnis, seperti kesehatan, teknologi informasi, fashion, perkapalan, kendaraan, elektronik, alat kantor, tekstil, makanan dan minuman hingga internet service provider (ISP) diantaranya juga PT. MIKI.
Antusiasme pelaku usaha pada ajang ICEF 2024 juga dilihat dari penambahan kategori produk dari pelaku usaha yang semakin variatif diantaranya road sweeper, logistic, alat berat, cartridge toner, infrastruktur dan bangunan serta manufacturing.
Selain sosialisasi penerapan E-Katalog, Ketua Panitia ICEF 2024, Kukrit Suryo Wicaksono menyebut, selama tiga hari pameran yang dimulai dari pukul 10:00-17:00 WIB, pelaku usaha dan buyers Pemerintahan akan saling berinteraksi dan bernegosiasi melalui beragam acara, seperti seminar, temu bisnis (business matching), konsultasi, workshop, bimbingan teknis, serta talkshow yang menghadirkan Narasumber dari instansi-instansi terkait.