IPOL.ID – Ramai belakangan ini video seorang nenek bungkuk bernama Jara (71) menjadi korban penabrakan mobil yang terjadi di sekitar Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatera Selatan.
Mobil Avanza nopol BG 1088 AY warna hitam menabrak nenek itu di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin, pada Sabtu (25/5), sekitar pukul 19.22 WIB.
Usai kejadian itu viral di media sosial, pemilik mobil Z Ibnu Haris (61), angkat bicara. Dirinya mengaku tidak meninggalkan nenek tersebut di jalan, apalagi hanya meninggalkan uang sebesar Rp15 ribu.
“Tidak benar apa yang ditudingkan, bahwa mamang kami meninggalkan nenek Jarah ditengah jalan, pasca keserempet itu. Apalagi kami hanya meninggalkan uang sebesar Rp15 ribu, tidak benar sama sekali. Kenapa kami seakan tidak ada sikap manusiawi dan kejam terhadapnya,” ungkapnya, dikutip Rabu (5/6).
Ibnu Haris menjelaskan, kejadian tersebut sudah satu minggu yang lalu dan itu sudah selesai dengan sang nenek. Entah kenapa baru-baru ini diviralkan, seakan ada sesuatu yang ingin memanfaatkan kondisi ini.
“Saat kejadian, memang mobil itu kami pinjam dari keponakan kami, untuk mengantar berobat keluarga-keluarganya. Karena diantara mereka ada yang dari luar kota, maka mengajaknya jalan-jalan. Saat mampir ke BKB, terlihatlah nenek Jarah, sedang meminta-minta. Kasian, mamang kami pun memberikan uang Rp 10 ribu. Bertepatan hari itu, hujan turun, sehingga kami pun buru-buru berteduh di dalam mobil,” ucapnya.
Saat di dalam mobil dan keluarga sudah pada berkumpul, tiba-tiba nenek itu ada diposisi samping mobil.
“Karena saat itu hujan, mobil gelap, tidak sengaja kami menyenggol nenek yang tiba-tiba saja muncul. Kami tahu, ketika warga mengedor mobil dan mengatakan kalau kami menyenggol nenek tersebut. Dengan itikad baik kami, membawa nenek tersebut untuk berobat, namun dia menolak dengan alasan takut kena marah anaknya. Beliau sempat meminta uang untuk urut, kemudian kami pun memenuhi permintaannya, memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, ditambah uang ongkos becak Rp 15 ribu. Ketika kami mau antar ke rumahnya, lagi-lagi nenek Jarah menolak, dengan alasan takut,” katanya.
Terkait kejadian ini, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang AKBP Haris Dinzah mengungkapkan, pengemudi mobil sudah diamankan.
“Sudah kita amankan pelaku, yakni Z IB (61), dan hingga kini masih diperiksa,” paparnya. (Vinolla)
Pengemudi Avanza Klarifikasi Usai Tabrak Nenek 71 Tahun di Palembang
