Menurutnya, kesalahan yang dilakukan para pemain asuhan Nicolas Ernesto Vives itu yakni dari servis. “Terutama kesalahan servis itu terjadi pada set kedua. Delapan kali sevis eror set kedua,” tambah Samsul.
Sementara itu, pelatih Jakarta Pertamina Pertamax, Indra Wahyudi Harahap mengakui kalau anak asuhnya belum padu dalam kerjasama.
Indra yang baru mengganti posisi pelatih asing asal Kuba, Yosmany Munoz Perez, mengatakan pemain asingnya yang baru, Mojtaba Mirza Janpour Mouziraji masih belum bisa mengangkat permainan tim.
“Ke depan nanti mudah-mudahan bisa diperbaiki,” ujarnya.(bam)
