Kanitero menjelaskan, pelaku ND yang emosi mendengar cerita anak R tersebut. Alhasil, pelaku ND meminjam handphone anak R itu untuk menghubungi YF dan janjian untuk bertemu di suatu tempat hingga berujung pada pengeroyokan terhadap YF.
“Pelaku lalu langsung meminjam handphone anak R untuk mengirimkan pesan melalui DM Instagram yang isinya ajakan bertemu korban dan terjadilah peristiwa tersebut (pengeroyokan hingga membuat korban tewas),” tukas Kapolsek. (Joesvicar Iqbal)

