Sebelumnya, Kepala Basarnas Kusrowo mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya mengerahkan alat berat guna memaksimalkan pencarian dan evakuasi korban. Di samping itu, helikopter tambahan. Saat ini tim SAR gabungan mengandalkan satu helikopter bantuan dari Polri.
Berdasarkan hasil pantauannya pada Selasa petang, akses dari posko menuju ke lokasi bencana berjarak puluhan kilometer di dalam hutan perbukitan atau setidaknya butuh waktu 4 jam sampai dengan 5 jam secara infanteri.
Menurut dia, waktu tempuh 1.009 personel SAR gabungan bisa lebih lama lagi bila hujan terus mengguyur, kondisi tanah yang labil, dan di beberapa titik harus melintasi jembatan sehingga membutuhkan helikopter untuk mengatasi kesulitan itu.
Kronologi Terjadinya Longsor
Informasi awal, tanah longsor terjadi pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 23.45 WITA. Saat kejadian, sebagian korban sedang beristirahat dan tertidur di beberapa warung yang ada di lokasi tambang. Data awal menyebutkan jumlah korban sebanyak delapan orang, terdiri atas dua orang meninggal dunia, dua orang ditemukan selamat, dan empat orang masih dalam pencarian.
