Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dampak Buruk Screen Time Berlebihan pada Era Digital
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Dampak Buruk Screen Time Berlebihan pada Era Digital
Gaya hidup

Dampak Buruk Screen Time Berlebihan pada Era Digital

Bambang
Bambang Published 30 Jul 2024, 11:45
Share
8 Min Read
ki-ka) Dr. Niluh Archi S. R., SpM (dr. Manda) , selaku Dokter Mata Kering dan Lensa Kontak, JEC Eye Hospitals and Clinics dan Mubadiyah, S.Psi, MM, selaku Kepala Divisi Marketing and Communication JEC Group pada saat sesi media JEC Eye Talks, Peringatan Bulan Kesadaran Mata Kering, di Jakarta (30/07).
ki-ka) Dr. Niluh Archi S. R., SpM (dr. Manda) , selaku Dokter Mata Kering dan Lensa Kontak, JEC Eye Hospitals and Clinics dan Mubadiyah, S.Psi, MM, selaku Kepala Divisi Marketing and Communication JEC Group pada saat sesi media JEC Eye Talks, Peringatan Bulan Kesadaran Mata Kering, di Jakarta (30/07).
SHARE

IPOL.ID-Pada era digital saat ini, perangkat elektronik berlayar, mulai dari televisi,komputer hingga ponsel pintar, tak bisa dilepaskan dari keseharian. Penggunanya pun tak kenal batas usia, dari dewasa, remaja, sampai anak usia dini.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan sebanyak 36,99 persen anak-anak Indonesia berusia 5-15 tahun sudah memiliki ponsel. Bahkan, 38,92 persen anak berusia 0-6 tahun di Indonesia telah menggunakan telepon seluler; menegaskan bahwa paparan layar gawai sudah terjadi sejak kanak-kanak.

Laporan “Revealing Average Screen Time Statistics” dari Backlinko mendapati rata-rata waktu tatap layar atau screen time masyarakat Indonesia mencapai 7 jam 38 menit per hari.

Padahal penggunaan perangkat elektronik berlayar secara kontinu dengan durasi lama berisiko buruk pada kesehatan. Salah satu yang umum adalah mata kering! Kerap tak disadari penderitanya, mata kering yang tidak segera ditangani bisa menimbulkan peradangan sehingga mengakibatkan kerusakan permukaan mata yang bersifat ringan hingga berat, temporer atau permanen. Anak-anak pun tak luput dari ancaman mata kering ini!

Baca Juga

Menko PMK Pratikno mengingatkan bahaya screen time yang berlebihan. Foto: kemenkes
Pratikno Ingatkan Screen Time 7,5 Jam Bisa Ciptakan Krisis Kesehatan Mental
Topan Gaemi Picu Banjir dan Akibatkan 30 Tewas, 35 lainnya hilang di China
1234567Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Berlebihan pada Era Digital, Dampak Buruk, Screen Time
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Tim renang wanita Australia saat merayakan kemenangan sehingga mendapatkan medali emas Olimpiade Paris 2024. Foto: X @WorldAquatics Komentator Olimpiade Dipecat karena Komentar Seksis soal Tim Renang Wanita Australia
Next Article Presiden Joko Widodo berkantor di IKN. Foto: Instagram @jokowi Jokowi Pamer Ruang Kerja hingga Kamar Tidurnya di Istana IKN, Ini Penampakannya

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260503 WA0049
Jakarta Raya

Rasyidi HY Harapkan Umat Islam Berkurban Sesuai Anjuran Rasulullah

HeadlineOlahraga
Ditahan PSV 2-2, Ajak Amsterdam Terncam Gagal ke Liga Champions, Marthen Paes Cemerlang
03 May 2026, 06:00
Ekonomi
Kemenkeu Pastikan Kondisi Purbaya Sehat, Kabar Sakit Tidak Benar
03 May 2026, 09:22
Nasional
Pelaku Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital Nilai Batas Potongan Platform 8 Persen Berisiko Ganggu Keberlanjutan Ekosistem Digital
03 May 2026, 09:02
HeadlineJabodetabek
BMKG: Ciputat Masuk Daerah Terpanas, Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Indonesia
03 May 2026, 10:01
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?