Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ministerial Council Meeting on Law and Security, Indonesia-Australia Bahas Tantangan Keamanan Kawasan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Ministerial Council Meeting on Law and Security, Indonesia-Australia Bahas Tantangan Keamanan Kawasan
Nasional

Ministerial Council Meeting on Law and Security, Indonesia-Australia Bahas Tantangan Keamanan Kawasan

Farih
Farih Published 30 Jul 2024, 14:45
Share
4 Min Read
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto dalam Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM), Indonesia-Australia di Bali, Selasa (30/7/2024). Foto: Kemenko Polhukam
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto dalam Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM), Indonesia-Australia di Bali, Selasa (30/7/2024). Foto: Kemenko Polhukam
SHARE

IPOL.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Urusan Keimigrasian dan Multikultural, Menteri Keamanan Siber, dan Menteri Kesenian Australia, The Honorable Tony Burke MP, mendiskusikan sejumlah agenda tantangan keamanan domestik dan kawasan yang berdampak pada keamanan nasional.

“Pada hari ini, saya bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Urusan Keimigrasian dan Multikultural, Menteri Keamanan Siber, dan Menteri Kesenian Australia, The Honorable Tony Burke MP, dalam rangka Pertemuan ke-10 Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM). Pertemuan MCM ini merupakan pertemuan bilateral tingkat Menteri Koordinator di bidang hukum dan keamanan yang dipimpin bersama oleh Menko Polhukam dan Mendagri Australia, untuk menegaskan komitmen kedua Menteri dalam memperkuat kerja sama bilateral menghadapi tantangan keamanan di kawasan, diantaranya tantangan keamanan maritim, perkembangan ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, serta ancaman keamanan siber dan infrastruktur informasi vital,” ujar Menko Polhukam Hadi Tjahjanto di Bali, Selasa (30/7).

Pada Pertemuan ke-10 MCM ini, Hadi menyampaikan situasi regional dan global yang berdampak terhadap situasi domestik, yaitu: krisis Gaza, situasi di Myanmar, rivalitas AS-Tiongkok, dan ketegangan di Laut China Selatan. Disampaikan pula isu keamanan domestik yang menjadi prioritas Indonesia, yakni Pemilu 2024 dan pelindungan WNI, khususnya terkait TPPO, dan judi online.

“Kami juga berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang menjadi kepentingan bersama, seperti isu penyelundupan manusia dan aktivitas ilegal di laut, dan lainnya,” kata Menko Hadi.

Terkait isu penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, kedua Menteri sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam menghadapi sejumlah tantangan, meliputi radikalisasi online dan radikalisasi yang menarget generasi muda, penanggulangan pendanaan terorisme, serta deradikalisasi, rehabilitasi, dan reintegrasi warga negara yang terasosiasi terorime.

“Untuk isu keamanan siber dan pelindungan infrastruktur informasi vital, kami menegaskan bahwa pentingnya meningkatkan kerja sama dalam menghadapi tantangan ancaman keamanan siber yang terus berkembang, khususnya serangan siber seperti ransomware dan pemerasan siber,” kata Hadi.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Menteri Urusan Keimigrasian dan Multikultural, Menteri Keamanan Siber, dan Menteri Kesenian Australia, The Honorable Tony Burke MP secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Indonesia, khususnya pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas kerjasamanya dengan Australia dalam penanganan tantangan keamanan maritim yang dihadapi Indonesia dan Australia.

Burke juga menyampaikan kesiapan Australia meningkatkan kerjasama dalam penanganan isu keamanan maritim, khususnya migrasi ireguler, melalui berbagai informasi, peningkatan kerjasama operasional, dan terus mengedepankan peran sentral Indonesia dan Australia dalam mekanisme regional dan multilateral dalam penanganan migrasi ireguler, salah satunya melalui Bali Process.

“Australia dan Indonesia bertetangga secara geografis dan menjadi mitra yang strategis. Oleh karenanya, kemitraan Indonesia menjadi sangat penting bagi Australia,” kata Tony Burke.

“Saat ini kita menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin kompleks dan multidimensi. Ancaman terorisme yang terus berlanjut, tantangan yang terus berlanjut akibat migrasi yang tidak teratur di seluruh kawasan, dan munculnya ancaman dunia maya membuat Australia terus memperkuat hubungan dengan mitra regional,” sambungnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam Duta Besar Rina P Soemarno, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsda TNI Eko Dono Indarto, Sekretaris Departemen Dalam Negeri Australia Stephanie Foster, Duta Besar Australia Penny Williams, serta perwakilan Kementerian dan Lembaga terkait. (Yudha Krastawan)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Indonesia-Australia, Ministerial Council Meeting on Law and Security
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article OJK dan Banco Central de Timor-Leste sepakat meningkatkan kerja sama antarkedua otoritas dengan menandatangani amendemen Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengawasan Lintas Batas. Foto: OJK OJK Perkuat Kerja Sama Bilateral dengan Banco Central de Timor-Leste untuk Pengawasan Lintas Batas
Next Article Empat pelaku sindikat penipuan modus jual beli tanah diamankan Polda Bangka Belitung. Foto: Polda Babel Polda Babel Bongkar Sindikat Penipuan Rp3,5 Miliar, 4 Pelaku Diamankan

TERPOPULER

TERPOPULER
Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Ekonomi

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Berlanjutnya Ketidakpastian Kondisi Global

Jabodetabek
Banjir Rendam 7 Desa di Bogor, 346 KK Terdampak
05 May 2026, 19:07
HeadlineOlahraga
Sempurna di Laga Pembuka, Timnas Indonesia Hajar Tiongkok 1-0 di Piala Asia U-17
06 May 2026, 05:38
HeadlineOlahraga
Borneo FC Nyaris Kudeta Persib di Puncak Klasemen usai Hajar Persita 2-0
06 May 2026, 06:10
Ekonomi
Makin Hemat Pesan Makan hingga Kirim Barang Pakai Aplikasi Grab, BRI Tawarkan Potongan Harga Spesial bagi Pengguna BRI Kartu Kredit Mastercard!
05 May 2026, 18:10
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?