Pelatih STIN BIN, Andri Widiatmoko laga ini berlangsung ketat. Tim asuhannya diakui tidak beban sama sekali mengingat peluang timnya berat untuk lolos ke grand final.
“Kami tampil tanpa beban. Anak-anak saya instruksikan untuk tampil diri masing-masing. Kami main lepas,” ujar mantan pemain timnas itu.
Pasalnya, lanjut Andri, dengan kekalahan beruntun pada laga final four seri pertama lalu di Surabaya, membuat anan-anak tampil tidak ada beban.
Sedangkan Bank SumselBabel, tambahnya, ada beban yang cukup berat. “Mereka (Bank SumselBabel) beban harus menang untuk mengamankan lolos ke grand final. Sedangkan kita tidak memikirkan itu,” kata pria asal Yogyakarta itu.
Hal itu diakui pula pelatih Bank SumselBabel, Iwan Dedi Setiawan. Menurut pelatih asal Jatim itu, tim asuhannya terbebani harus menang untuk lolos.
“Sehingga beban itu membuat banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di receave,” ujar Giso, panggilan akrab Iwan Dedi kepada wartawan usai laga.(bam)

