Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Jaktim, Polisi Terkendala Soal Ini
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Jaktim, Polisi Terkendala Soal Ini
Kriminal

Kasus Pembunuhan Driver Taksi Online di Jaktim, Polisi Terkendala Soal Ini

Farih
Farih Published 03 Sep 2024, 20:14
Share
2 Min Read
mayat
Ilustrasi. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Jajaran Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami kendala dalam penyelidikan kasus pembunuhan Rahmat Zulkarnain, 51, driver taksi online yang dibacok pada 15 Januari 2024 lalu.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka mengatakan, pihaknya terkendala mengidentifikasi pelaku karena rekaman CCTV di sekitar lokasi tidak menyorot secara jelas kejadian.

CCTV dimaksud berasal dari rekaman CCTV halte Transjakarta yang berada di sekitar lokasi, dan CCTV menyorot Jalan Mayjen Sutoyo milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Ada (CCTV), cuman tidak jelas, gelap. Sementara masih dalam penyelidikan,” jelas Rusit saat dikonfirmasi awak media di Kramat Jati, pada Selasa (3/9/2024).

Saat pembunuhan sebenarnya terdapat saksi tukang tambal ban yang melihat dua pelaku ketika datang ke lokasi. Namun dia mengaku tidak melihat jelas karena sudah terlampau ketakutan.

Tukang tambal ban tersebut mengaku ketika melihat pelaku turun dari sepeda motor dalam posisi membawa sebilah celurit, dia sontak melarikan diri masuk ke dalam kiosnya.

Guna mengidentifikasi pelaku tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kramat Jati sudah membentuk tim gabungan, namun hingga kini identitas kedua pelaku belum diketahui.

“Gabungan Polres (Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur) dan Polda (Ditreskrimum Polda Metro Jaya) untuk ungkap kasus ini,” tukas Rusit.

Sebelumnya, Rahmat menjadi korban pembacokan saat sedang beristirahat sembari meminum kopi pada kios tambal ban di tepi Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan Senin (15/1/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.

Usai kejadian Rahmat sempat menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Sayangnya sekitar pukul 06.30 WIB Rahmat menghembuskan napas terakhir.

Belum diketahui pasti motif pembacokan karena berdasarkan keterangan pemilik tambal ban di lokasi, pelaku seketika menyerang korban menggunakan celurit dan tidak terjadi cekcok sebelumnya.

Tetapi kasus dipastikan bukan merupakan begal atau pencurian disertai kekerasan, karena saat kejadian pelaku tidak mengambil barang berharga apapun dari korban.

Pihak keluarga Zulkarnain menduga pembunuhan karena motif piutang. Lantaran sebelum kejadian korban sempat menagih pembayaran utang sewa mobil kepada dua orang pria. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: pembunuhan, Pembunuhan Driver Taksi Online
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango. Foto: Tangkap layar @tribungorontalo KPK Ogah Ulur Waktu Pemanggilan Kaesang Terkait Penggunaan Jet Pribadi
Next Article Ilustrasi pilkada Panglima TNI Ajak Masyarakat Ikut Serta Dalam Pengamanan Pilkada Serentak

TERPOPULER

TERPOPULER
Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menyampaikan keynote speech secara daring pada forum CorpU Association Insight di Telkom Corporate University, Bandung, Kamis (9/7). Melalui forum ini, Telkom CorpU mendorong kolaborasi lintas organisasi untuk memperkuat ekosistem pengembangan talenta yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada dampak melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Foto: Telkom Indonesia
Telkom

Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta melalui Forum CorpU Association Insight

Olahraga
Lolos Verifikasi TPP dan Dapat Restu KONI dan KOI, Zulfydar Zaidar Siap Pimpin PB ABTI 2026 – 2030
17 Jul 2026, 10:33
Gaya hidup
Menkes Ajak Warga Indonesia Tiru Orang Makassar, Rahasianya Cuma Peras Jeruk Nipis
17 Jul 2026, 09:59
Nasional
Sederhanakan Birokrasi, BRIN Jadi Pusat Kolaborasi Riset Nasional
17 Jul 2026, 08:12
HeadlineNews
Diperiksa KPK, Anggota BPK Didalami Soal Pengaturan Hasil Audit Keuangan Pemkab Muara Enim
16 Jul 2026, 23:52
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?