Arif Zulkifli juga menjelaskan bahwa proses penjurian penghargaan dilakukan dengan sangat ketat. Tempo melibatkan analisis mendalam dari jutaan data yang bersumber dari berbagai media, baik lokal maupun nasional, untuk memastikan keputusan didasarkan pada kriteria objektif. Selain itu, penjurian juga mempertimbangkan faktor keberlanjutan dari kontribusi tokoh yang dinilai, agar dapat menginspirasi generasi mendatang.
Dalam acara penghargaan, Arif Zulkifli dan Plt Sekjen Kemendagri, Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw, menyerahkan trofi kepada Pj Bahtiar Baharuddin. “Pemberian apresiasi ini juga merupakan bentuk dukungan dan pengakuan terhadap peran kepala daerah dalam menghadapi berbagai problem di daerah mereka. Selain memberikan kritik, kami juga memberikan penghargaan,” tambah Arif.
Plt Sekjen Kemendagri, Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw, menilai langkah Tempo sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang masing-masing. “Apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan diri serta memberikan legasi yang bermanfaat bagi penerusnya,” ungkap Tomsi.

