Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tim putri Melumpuhkan Barbados, Tim Putra Kalah dari Andora
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Tim putri Melumpuhkan Barbados, Tim Putra Kalah dari Andora
HeadlineOlahraga

Tim putri Melumpuhkan Barbados, Tim Putra Kalah dari Andora

Bambang
Bambang Published 22 Sep 2024, 14:30
Share
5 Min Read
Pb Percasi
Pb Percasi
SHARE

IPOL.ID-tim catur putri Indonesia kembali tampil menawan. Setelah beberapa di babak sebelumnya di kalahkan Korea Selatan, pada ronde ke-10 ini meraka mengalahkan Barbados. Sayangnya, tim putra harus mengakui keunggulan Andorra.

Indonesia yang menurunkan dua pemain senior dan dua pemain yunior. mampu menggulung Barbados dengan menang telak 4:0 . Diawali dengan kemenangan pemain junior, Clementia Adeline (1550) di meja 4 melawan WCM Kiarra Eversley (1615).

Di partai ini, Clementia memanfaatkan kelemahan hitam saat bidaknya tidak terkoordinasi. Tekanan yang dilakukan menyebabkan lawannya miskalkulasi hingga kalah perwira dan akhirnya Kiarra menyerah. Dengan kemenangannya ini, Clementia berhak meraih gelar WFM (Woman Fide master) karena telah membukukan 6,5 point dari 10 babak yang dipertandingkan.

Kemengangan Indonesia berlanjut di papan 3, saat Evi Yuliana (1912) mampu menyelesaikan partainya di langkah ke 44 saat melawan WCM Chanon Reifer-Belle (1736).

Meski Evi sempat mengorbankan 1 bidaknya yang ditolak Chanon, namun keputusan ini justru menguntungkannya karena punya kesempatan mengembangkan dan menyusun seluruh bidaknya dan semakin siap melakukan pukulan. Saat lawan lengah, Evi langsung menyerang hingga lawannya menyerah.

12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Tim Putra Kalah dari Andora, Tim putri Melumpuhkan Barbados
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article kapolda metro jaya karyoto mpi Kapolda Metro: Kami belum bisa pastikan 7 Mayat Remaja Ditemukan di Kali Bekasi korban Tawuran
Next Article PT Pertamina Patra Niaga Kotmitmen Dekatkan MotoGP ke Masyarakat, MyPertamina Beri Diskon Tiket Hingga 70%

TERPOPULER

TERPOPULER
kapol b
HeadlineNasional

Kapolri Mutasi 108 Pati dan Pamen Polri di Bulan Mei 2026, Siapa saja?

HeadlineNews
Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
10 May 2026, 17:07
Ekonomi
Indonesia Punya Pabrik Kawat Baja Baru di Subang, Nilainya Rp300 Miliar
10 May 2026, 13:30
Nasional
Kepala BMKG Tegaskan Pentingnya Teknologi untuk Kemanusiaan
10 May 2026, 10:00
Ekonomi
Olahan Salak Naik Kelas, BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di Food & Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura
10 May 2026, 13:22
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?