Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: 22 Tahun Bom Bali, Warga dan Wisatawan Berbondong Doakan Para Korban
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > 22 Tahun Bom Bali, Warga dan Wisatawan Berbondong Doakan Para Korban
News

22 Tahun Bom Bali, Warga dan Wisatawan Berbondong Doakan Para Korban

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 13 Oct 2024, 10:32
Share
4 Min Read
22 tahun bom bali
Warga berdoa saat peringatan 22 tahun tragedi bom Bali di Monumen Bom Bali, Badung, Bali, Sabtu (12/10/24).
SHARE

IPOL.ID – Warga dan wisatawan mancanegara mengikuti kegiatan peringatan 22 tahun tragedi bom Bali di Monumen Bom Bali, Badung, Bali, Sabtu (12/10/24). Kegiatan tersebut untuk mendoakan dan mengenang para korban dalam peristiwa tragedi bom Bali yang menewaskan 202 orang pada tahun 2002.

Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, memperingati moment haru pada peringatan 22 tahun bom Bali tersebut, menyerukan toleransi antarumat beragama dan pentingnya harmoni kehidupan bermasyarakat.

Mahendra Jaya dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata di Monumen Ground Zero atau Monumen Bom Bali, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (12/10/24) malam mengatakan, bom yang kejam meledak di tempat itu menghancurkan nyawa dan menggoreskan luka yang mendalam pada hati semua orang.

Namun, menurut dia, mengenang kejadian mengerikan tersebut dapat menciptakan ruang untuk merenung dan membangun perdamaian. “Mari kita gunakan kejadian ini sebagai panggilan untuk mempromosikan pemahaman toleransi dan cinta antarsesama manusia,” katanya.

Dia menyebutkan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada 12 Oktober 2002 di Kuta, Bali itu mengingatkan semua orang akan mereka yang kehilangan nyawa, keluarga yang ditinggalkan dan mereka yang masih hidup dengan luka fisik dan emosional.

Menurut dia, penderitaan yang dihasilkan oleh peristiwa bom Bali adalah luka yang dalam, tetapi semua orang memiliki kesempatan untuk mengubahnya menjadi sumber kekuatan dan transformasi.

Dia menjelaskan, masyarakat yang menghadiri doa bersama sore hingga malam ini di Kuta berdiri bersama dalam solidaritas dan empati menyampaikan cinta kepada mereka yang terkena dampak tragedi ini.

Namun, dalam perenungan doa kali ini, dia mengajak masyarakat untuk mengarahkan pandangan ke dalam hati menghadapi dua pilihan, apakah akan membiarkan kebencian, kekerasan, dan penderitaan tersebut terus berputar dalam lingkaran yang tak berujung, atau mengubahnya menjadi berkah dan perdamaian.

“Mari kita jadikan kenangan penderitaan ini sebagai titik awal untuk menginspirasi tindakan kita dan membangun dunia yang lebih harmonis,” katanya.

Wiryanata mengatakan semua pihak memiliki peran dalam menciptakan perdamaian, meningkatkan kesadaran, dan berkomitmen untuk memperkuat hubungan antara manusia dan menghormati perdamaian serta persahabatan yang ada di dunia ini.

Dia mengajak masyarakat maupun keluarga korban tragedi bom Bali untuk berdamai dengan masa lalu, memaafkan, dan membangun masa depan yang lebih baik bersama-sama.

“Perdamaian mengajarkan kita untuk tidak melakukan konflik dan bertindak tanpa permusuhan atau niat buruk terhadap orang lain. Perdamaian juga memperlakukan orang lain tanpa melihat identitas dan saling menerima perbedaan,” kata dia.

Dalam doa perdamaian itu dia mengajak semua pihak bersatu sebagai satu umat manusia meningkatkan suara dengan tekad yang kuat untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.

“Kita tidak akan melupakan peristiwa yang terjadi pada tanggal 12 Oktober di Bali, tetapi kita akan mengubahnya menjadi tonggak bagi kebangkitan perdamaian,” katanya.

Dalam doa perdamaian itu juga, dia mengajak hadirin yang datang untuk berdoa bagi pemerintah bangsa dan negara-negara yang sedang mengalami konflik perang di seluruh dunia.

Dia berharap doa perdamaian yang dipanjatkan di Bali juga diikuti oleh instansi pemerintah baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri sehingga gaungnya dapat terdengar di seluruh dunia.

“Dalam keheningan, mari kita renungkan dan berdoa memohon agar kekerasan dan penderitaan tidak lagi menghantui dunia, dan semoga cinta perdamaian dan pengampunan menyelimuti hati dan membawa kita menuju masa depan yang lebih cemerlang dengan harapan dan tekad yang kuat bisa berdiri bersama sebagai agen perdamaian semoga cahaya perdamaian terus bersinar di Bali di Indonesia dan seluruh dunia,” katanya. (*)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: 22 Tahun Bom Bali, Tragedi Bali Memilukan, Warga dan Wisatawan Doakan Para Korban
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Portugal (Foto: @Cristiano) UEFA Nations League: Raksasa Spanyol dan Portugal Berpesta
Next Article Alfred ilustrasi hadiah nobel Mengenal tentang Penghargaan Nobel: Kategori dan Sejarahnya

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

HeadlineNasional
Intip Persiapan Sidang Isbat Awal Zulhijjah Hari ini, 17 Mei 2026
17 May 2026, 16:02
Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Gaya hidup
Pakai Cara Ini Agar Pohon Cabai Tumbuh Subur hingga Berbuah Lebat
17 May 2026, 19:30
Nusantara
BMKG Peringatkan Badai Monsun Teluk Benggala Ancam Cuaca Ekstrem di Aceh
17 May 2026, 14:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?