Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Begini Kondisi Siswi SMP yang Dipukul hingga Diseret 12 Remaja di Cipinang Cempedak
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Begini Kondisi Siswi SMP yang Dipukul hingga Diseret 12 Remaja di Cipinang Cempedak
Kriminal

Begini Kondisi Siswi SMP yang Dipukul hingga Diseret 12 Remaja di Cipinang Cempedak

Farih
Farih Published 01 Oct 2024, 16:44
Share
3 Min Read
Ilustrasi-pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Aksi tindak kekerasan yang dialami siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menanggalkan sejumlah gigi dan luka di sekujur tubuh korban berinisial Q, 13.

Bahkan korban nyaris pingsan akibat dikeroyok 12 remaja perempuan di ruas lajur lambat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, pada Minggu (29/9/2024) malam.

Korban Q hampir kehilangan kesadarannya lantaran dipukul, ditendang, diseret di aspal, hingga dijambak para pelaku. Akibat tindak pengeroyokan dilakukan para pelaku menggunakan tangan kosong tersebut gigi depan korban patah, gigi depan lain kini dalam kondisi otek atau nyaris patah.

“Pas kejadian itu anak saya katanya sampai mau pingsan. Katanya pandangan sudah kabur, enggak melihat jelas,” jelas Ibu korban, Siti Djuleha menyesalkan kejadian yang harus dialami buah hatinya di Jatinegara, Selasa (1/10/2024).

Meski Q mengalami pendarahan berat di hidung dan mulut hingga nyaris pingsan, para pelaku membabi buta tiada henti melakukan tindak kekerasan pengeroyokan kepada korban.

Saat kejadian itu, setidaknya ada dua hingga tiga remaja perempuan yang melakukan pengeroyokan terhadap Q, pelaku lain berperan menghalangi dua teman korban untuk merelai kejadian.

Beberapa pelaku mendokumentasikan kejadian menggunakan handphone milik mereka, seolah tidak memiliki rasa penyesalan melakukan pengeroyokan terhadap Q.

“Saya syok, sedih melihat pas anak sampai rumah itu kondisi sudah berdarah. Orangtuanya saja enggak pernah melakukan kekerasan begitu, ini malah dianiaya orang,” kata Siti.

Usai kejadian pihak keluarga sudah melaporkan kasus ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Timur dengan harapan para pelaku dapat segera ditangkap.

Laporan kasus dialami Q diterima dengan sangkaan Pasal 76C tentang kekerasan terhadap anak juncto Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, dan atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

“Saya maunya pelaku ini diproses hukum, biar enggak ada korban lagi. Khawatirnya kalau mereka enggak diproses mereka berbuat hal sama ke orang lain, saya enggak mau,” ujar Siti.

Sebelumnya, seorang siswi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi korban pengeroyokan sekelompok remaja perempuan di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Korban perempuan berinisial Q, 13, dikeroyok di ruas jalur lambat Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara pada Minggu (29/9/2024) sekira pukul 19.00 WIB.

Ibu korban, Siti Djuleha, 43, mengatakan, pengeroyokan bermula ketika Q bersama dua orang teman perempuannya pamit meninggalkan rumah untuk membeli makanan.

Namun dalam perjalanan membeli makanan tersebut, Q dan dua temannya dihubungi seorang pelaku pengeroyokan yang mengajaknya bertemu di jalur lambat Jalan DI Panjaitan.

“Ternyata di sana ada 12 orang, perempuan semua. Di sana anak saya tiba-tiba langsung dipukulin, ditendang, diseret,” tutur Siti di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (30/9/2024). (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: penganiayaan, pengeroyokan, smp cipinang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Jamaludin Malik Anggota DPR datang gunakan kostum Utramen Jelang Pelantikan. Foto: IG, @medsoszone Viral Anggota DPR Jamaludin Malik Gunakan Kostum Utraman Saat Hadiri Pelantikan
Next Article wisman nusa dua bali BPS: Sampai Agustus 2024, RI Terima Kunjungan 1,3 Juta Turis Asing

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi
Ekonomi

OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor

Olahraga
Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 Berlangsung Ketat, 5 Pecatur Papan Atas Mengoleksi Poin Sama 5,5 pts
25 May 2026, 23:52
Ekonomi
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, PT Pegadaian dan PT ANTAM (Persero) Tbk Jalin Sinergi Strategis Perdagangan Logam Mulia
25 May 2026, 18:30
Jakarta Raya
FPPJ Apresiasi Langkah Wali Kota Jakbar Atasi Maraknya Begal
25 May 2026, 20:41
Politik
Sari Yuliati Tinjau Jamaah Haji NTB di Mekkah, Serap Aspirasi dan Pastikan Pelayanan Jamaah Optimal Jeddah
25 May 2026, 20:11
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?