Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: ICOR, Perbandingan Antara Pertumbuhan Ekonomi dengan Investasi yang Dibutuhkan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > ICOR, Perbandingan Antara Pertumbuhan Ekonomi dengan Investasi yang Dibutuhkan
EkonomiNasional

ICOR, Perbandingan Antara Pertumbuhan Ekonomi dengan Investasi yang Dibutuhkan

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 11 Oct 2024, 18:36
Share
4 Min Read
Suharso Monoarfa
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.
SHARE

“Kita sekarang di angka 5.000 dolar AS maka pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa seperti China pendapatan per kapita hampir menyentuh batas ambang negara pendapatan tertinggi 14.000 dolar AS. Tentu memang secara matematik teknokratik kita bisa hitung tingkat pertumbuhan berapa yang kita inginkan. Apakah kita mampu untuk melakukan itu? Saya berani mengatakan secara diagnostic growth yang kita lakukan, Kita harusnya mampu,” katanya.

Dirinya juga menyoroti banyaknya pekerja yang rata-rata bekerja 20 jam per minggu, namun hanya dibayar sekitar Rp500.000. Menurut dia, idealnya para pekerja harusnya dibayar dengan Rp2.250.000 per minggu dengan durasi jam kerja yang sama.

“Yang 50 juta pekerja, ini saya bulatkan angkanya, itu ke bawah kira-kira kerjanya di bawah 20 jam per minggu dan dibayarnya hanya sekitar Rp500 ribu. Maka pertanyaannya untuk menjawab potensi tadi dan sekaligus menurunkan angka ICOR, serta meningkatkan tingkat produktivitas adalah apakah ada pekerjaan yang 20 jam rata-rata itu naik jadi 30 jam yang diperoleh akan jauh lebih besar atau dibayar 20 jam tapi kualitas pekerjaannya itu membuat mereka di bayar Rp4 juta per minggu akan beda,” kata Suharso. (*)

Previous Page123
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ICOR, Incremental Capital Output Ratio, Kebutuhan Investasi, Kementerian PPN, Pertumbuhan Ekonomi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article awar 2 Agen Hebat Pegadaian Raih Penghargaan Mitra BUMN Champion 2024
Next Article Ilustrasi Operasi Zebra. Foto: Korlantas Polri Siap-siap, Polri Gelar Operasi Zebra 2024 Serentak di Seluruh Indonesia

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Gaya hidup
Dari Western Hingga Asia, Nikmati Eksplorasi Rasa di BUNK Lounge & Bar
21 May 2026, 01:11
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?