Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pemprov Luncurkan Program Penanggulangan DBD di Jakbar
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Pemprov Luncurkan Program Penanggulangan DBD di Jakbar
Jakarta Raya

Pemprov Luncurkan Program Penanggulangan DBD di Jakbar

Farih
Farih Published 04 Oct 2024, 13:45
Share
4 Min Read
nyamuk Shutterstock
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti. Foto: shutterstock
SHARE

IPOL.ID – Upaya penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta digelar Jumat (4/10/2024). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan program penanggulangan DBD dengan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di Taman Agro Eduwisata GSG RW 07, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengatakan rangkaian penanggulangan DBD dengan metode Wolbachia di Jakarta Barat sudah dimulai sejak wilayah tersebut dinyatakan sebagai salah satu lokasi penerapan program tersebut.

“Rangkaian kesiapan pelaksanaan kegiatan penanggulangan DBD dengan metode Wolbachia, di Jakarta Barat sudah dimulai sejak dinyatakannya wilayah ini sebagai salah satu lokasi implementasi program tersebut. Dan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1341 tentang penyelenggaraan proyek implementasi Wolbachia sebagai inovasi penanggulangan DBD,” katanya.

Uus menjelaskan Jakarta Barat terpilih sebagai salah satu dari lima kota terpilih selain Semarang, Bandung, Kupang, dan Bontang dalam program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Pemkot Jakbar juga telah melakukan pelatihan bagi para kader Juru Pemantau Jentik (Jumatik) agar mereka dapat membantu pemahaman warga terhadap program tersebut.

“Sosialisasi dan edukasi pun dilakukan secara masif di seluruh wilayah Jakarta Barat dengan berbagai metode, baik tatap muka langsung, media sosial, webinar, pemberian leaflet, serta melalui kanal informasi lainnya,” jelasnya.

Uus menambahkan, pihaknya juga melakukan pendataan Orang Tua Asuh (OTA) yang bersedia untuk dititipkan ember berisi telur nyamuk ber-Wolbachia. Hingga saat ini, jumlah OTA di wilayah Kembangan Utara mencapai sebanyak 1.185 orang. Mereka adalah anggota masyarakat yang telah memahami tugasnya untuk menjaga ember-ember berisi telur nyamuk ber-Wolbachia.

Lebih lanjut, Kecamatan Kembangan dipilih sebagai lokasi pertama pelepasan nyamuk ber-Wolbachia karena memiliki angka DBD tertinggi pada 2023 dengan tingkat insiden (incidence rate) 54,1 per 100.000 penduduk.

“Kecamatan Kembangan memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, warga masyarakatnya dikenal guyub dan suka bergotong royong, sehingga secara prinsip warga disini menerima dengan baik pelepasan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia,” tambah Uus.

Ia juga memaparkan, peningkatan kasus DBD di Jakarta Barat pada 2024 telah terjadi mulai Februari dan mencapai puncaknya pada April sebanyak 799 kasus.

Pada Maret sampai Juni 2024, jumlah kasus berada di atas nilai maksimal lima tahun terakhir. Selanjutnya, kasus mulai menurun pada Juli dan pada September tercatat sebanyak 73 kasus.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Yudhi Pramono menargetkan 60 persen telur nyamuk berwolbachia dapat menetas untuk bisa mengurangi jumlah nyamuk Aedes aegpty yang menyebarkan DBD.

“Untuk Wolbachia ini ada targetnya, paling tidak targetnya minimal 60 persen telur itu jadi (menetas). Sehingga diharapkan itu nanti memberikan dampak upaya penurunan kasus DBD di Jakarta Barat,” kata Yudhi.

Pada umumnya, nyamuk dapat terbang sejauh 100 meter. Namun apabila tertiup angin, maka jarak terbang nyamuk dapat lebih jauh. Dengan demikian diharapkan, penyebaran nyamuk ber-wolbachia akan semakin meluas.

Sementara untuk penurunan DBD di Jakarta Barat, Yudhi juga berharap angka kasusnya bisa menurun menjadi 10 per 100.000 penduduk. Kemenkes memastikan metode nyamuk ber-Wolbachia akan terus dievaluasi dan akan berlanjut penyebarannya di kota-kota lainnya.(Sofian)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: DBD, Pemprov DKI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article mal ciputra kebakaran Inilah Kronologi Kebakaran Mal Ciputra Jakarta, Manajemen Minta Maaf
Next Article TNI 79th Silang Monas Inilah Daftar Rekayasa Lalin Peringatan HUT TNI 5 Oktober Besok

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260510 161217
Olahraga

Tutup Penataran Pelatih Anggar 2026, Ketua IKASI DKI Ghozi Zulazmi: Kami Harap Anggar dapat Populer di Sekolah-Sekolah

HeadlineOlahraga
Sambut Antusias Iwan Bule, Ribuan Anggota Bomber Padati GOR Sangkuriang Cimahi Saat Persib Tekuk Persija 2-1
10 May 2026, 19:53
HeadlineOtomotif
Jorge Martin Rajai MotoGP Prancis, Marquez Kecelakaan
10 May 2026, 21:15
HeadlineInternasional
Trump Akan Bahas Iran dengan Xi Jinping saat Kunjungan ke China
11 May 2026, 08:28
Jabodetabek
Senin 11 Mei 2026, Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling untuk Warga Bekasi
11 May 2026, 08:00
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?