Hingga kini belum dapat dilaporkan mengenai korban jiwa, karena petugas gabungan masih melakukan pendataan. Namun dipastikan kerugian materil akibat banjir, termasuk empat tanggul jebol, satu jalan desa terdampak, jembatan gantung, serta kerusakan pada lahan perkebunan, pertanian, dan perikanan milik warga.
Upaya penanganan banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara telah melakukan kaji cepat dan mengerahkan satu unit ekskavator guna menutup tanggul jebol. Tanggul jebol itu kini masih dalam proses perbaikan. Saat ini, tinggi air mencapai satu meter dan air belum surut.
“BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghindari wilayah rawan banjir. Pastikan mengikuti informasi terkini dari instansi terkait, dan segera evakuasi ke tempat lebih aman jika situasi memburuk,” tutup Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. (Joesvicar Iqbal)

