Ipan sebagai kurir juga menjelaskan kenapa tidak boleh membuka paket sebelum membayar namun keterangannya tersebut tidak diterima, lalu membuat situasi semakin panas.
“Saya ditanya mengenai aturan, tapi banyak yang tidak mengerti. Alhasil, kondisi semakin tegang dan saya jadi tidak nyaman,” jelas Ipan.
Bukan membuat situasi tenang, namun semakin menegangkan ketika anak dari ibu penerima paket tiba-tiba keluar dari rumah dan menendang Ipan tepat di bagian perut.
Beruntung, segera setelah insiden itu, orang lain di sekitar cepat merespons untuk melerai. Ipan bersyukur tidak jatuh, meskipun ia masih merasakan sakit akibat tendangan tersebut.
Akibat kejadian tersebut, Ipan mengaku tak terima dengan perlakuan yang tak menyenangkan itu. Ia sendiri saat ini mengaku mengambil cuti karena masih trauma karena perlakuan pelanggan.(Vinolla)

