Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: 2 WN Malaysia Terlibat Bom Bali Dipulangkan dari Guantanamo
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > 2 WN Malaysia Terlibat Bom Bali Dipulangkan dari Guantanamo
Headline

2 WN Malaysia Terlibat Bom Bali Dipulangkan dari Guantanamo

Farih
Farih Published 21 Dec 2024, 21:41
Share
3 Min Read
Penjara Guantanamo. Foto: Tangkapan layar video CNA
Penjara Guantanamo. Foto: Tangkapan layar video CNA
SHARE

IPOL.ID – Dua warga Malaysia, Mohammed Farik Amin dan Mohammed Nazir Lep, yang ditahan di Teluk Guantanamo selama 18 tahun atas keterlibatan mereka dalam peristiwa Bom Bali 2002, telah dipulangkan ke Malaysia.

Pemerintah Malaysia telah menyiapkan serangkaian program deradikalisasi komprehensif untuk keduanya.

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail dalam sebuah unggahan di Facebook pada Kamis (19/12), menguraikan pemerintah berkomitmen untuk memastikan “rehabilitasi holistik” bagi kedua tahanan tersebut.

Program rehabilitasi ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap utama untuk memfasilitasi reintegrasi mereka ke masyarakat.

Sebelumnya pada Rabu, Pentagon telah mengumumkan pemulangan Mohammed Farik Amin dan Mohammed Nazir Lep ke Malaysia.

Keduanya telah mengaku bersalah pada Januari tahun ini atas konspirasi terkait Bom Bali 2002. Mereka telah ditahan di penjara militer Amerika Serikat yang terkenal di Kuba sejak tahun 2006.

Saifuddin pada hari yang sama mengkonfirmasi bahwa pemerintahnya telah menerima kedua tahanan tersebut dan mendukung pemulangan mereka, berdasarkan “prinsip-prinsip hak asasi manusia dan keadilan universal”.

“Pemerintah Kesatuan Malaysia prihatin dan memperhatikan kesejahteraan dua warga negara Malaysia yang telah kembali dari Pusat Penahanan Teluk Guantanamo,” tulis Saifuddin seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (21/12).

Menurut sebuah infografis yang menyertai postingan tersebut, rencana rehabilitasi pertama-tama akan menekankan dukungan kepada kedua individu tersebut melalui transisi mereka ke dalam “lingkungan yang terkendali” yang baru, diikuti dengan reintegrasi mereka ke dalam kehidupan keluarga.

Tujuan akhirnya adalah untuk memastikan bahwa mereka “dapat hidup secara mandiri dan produktif di tengah-tengah masyarakat”.

Saifuddin juga mencatat bahwa untuk melengkapi pendekatan ini, polisi akan melakukan pemantauan terus menerus melalui kunjungan rutin untuk menilai kemajuan rehabilitasi mereka dan memastikan bahwa kesejahteraan mereka tetap terjaga.

“Pendekatan ini tidak hanya menyoroti komitmen kuat pemerintah terhadap kesejahteraan semua warga negara, tetapi juga nilai-nilai pemerintah Madani yang memprioritaskan kesempatan kedua dan keadilan sosial,” kata dia.

Free Malaysia Today (FMT) melaporkan bahwa Nazir, 47 tahun, dan Farik, 48 tahun, telah berada di sel isolasi sejak penangkapan mereka di Thailand pada tahun 2003 oleh pihak berwenang Amerika Serikat sehubungan dengan bom Bali yang menewaskan 202 orang.

Pada Januari tahun ini, mereka dijatuhi hukuman 23 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas peran mereka dalam pengeboman di Bali. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bom bali, Malaysia, Tahanan Guantanamo, teroris
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article densus Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris MIT di Sulteng
Next Article Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan di Terminal Tirtonadi. Foto: Humas Polri Kapolri Cek Kesiapan Pengamanan Nataru di Terminal hingga Tempat Wisata di Solo

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Politik
Legislator Gerindra Kritik Keras Kasudin di DKI Lantaran Cuek Diajak Sosper dan Reses
21 May 2026, 11:59
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?