Selama lima hari pelaksanaan, tercatat 167 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia sebanyak 34 orang, luka berat 24 orang, dan luka ringan 203 orang.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus menghimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan,” tambah Kombes Syamsu Ridwan.
Pada 25 Desember 2024, aktivitas pelabuhan menunjukkan peningkatan volume penumpang dan kendaraan:
1. Kapal beroperasi: 179 trip.
2. Penumpang: 69.656 orang.
3. Roda dua: 2.606 unit.
4. Roda empat: 8.309 unit.
5. Bus: 589 unit.
6. Truk: 3.069 unit.
Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, beberapa rekayasa diterapkan, meliputi:
1. Contra Flow: 1 kali di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
2. One Way: 10 kali di jalur arteri, dengan rincian:
– Jalur Selatan Jabar: 6 kali.
– Jalur Puncak: 2 kali.
– Jalur Lembang: 2 kali.
3. Ganjil Genap: 1 kali di jalur Puncak.
“Rekayasa lalu lintas ini diterapkan secara situasional untuk meminimalkan kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus kendaraan,” jelas Kombes Syamsu Ridwan.
