Sementara bagi layanan yang memberlakukan ketentuan jam kerja bergilir/shift, Rini mengimbau untuk diatur kembali jam layanan agar tidak mengganggu pelayanan dan memberikan pelayanan sesuai dengan Standar Pelayanan. Instansi pemerintah juga diminta untuk secara aktif membuka akses kanal pengaduan melalui LAPOR! (www.lapor.go.id), kanal aduan tatap muka, dan media lainnya dalam menampung aspirasi masyarakat di masa libur Nataru.
Rini meminta seluruh instansi pemerintah memberikan informasi kepada masyarakat apabila ada perubahan jadwal atau cara mengakses layanan selama masa libur Nataru. Dengan imbauan ini, Rini berharap masyarakat tetap dilayani dengan baik dan merasakan kenyamanan terhadap layanan meski sedang menikmati liburan, dan perayaaan natal dan tahun baru.
Sementara itu Menteri Komdigi, Meutya Hafid, mengatakan, Presiden menugaskan para Menteri untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama Nataru. Kemudian terkait dengan arus liburan Nataru yang harus dijalankan dengan aman dan lancar. Pihaknya meminta agar masyarakat dapat menyampaikan aduan jika menemukan pelayanan publik yang tidak beroperasi saat Nataru. Masyarakat juga dapat mengadukan pelayanan di lingkup Kementerian Komdigi yang tidak berjalan optimal, melalui layanan informasi @pmt.komdigi.
