“Jelas, ini merupakan indikator metode yang digunakan Presiden (AS) (Donald) Trump dan pemerintahannya untuk memajukan kepentingan Amerika Serikat di panggung dunia. Kepentingan Amerika Serikat tidak pernah berubah, terlepas dari apakah seorang Demokrat atau Republik yang menduduki Gedung Putih,” kata Lavrov.
Lavrov menyampaikan komentar tersebut pada jumpa pers bersama dengan mitranya dari Armenia Ararat Mirzoyan dalam kunjungannya ke Moskow pada hari Selasa.
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato pelantikannya di Rotunda Gedung Capitol di Washington DC, Senin 20 Januari 2025.
Sementara sekutu Moskow, Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan pada hari Selasa bahwa berbagai instruksi Presiden AS Donald Trump yang dikeluarkan pada hari pertamanya kembali menjabat menunjukkan “ketidakstabilan serius” di Amerika.
“Jika seorang presiden mengeluarkan perintah hari ini dan yang lain mencabutnya, apakah itu bukan masalah? Itu tidak hanya menggambarkan dirinya tetapi juga negara. Itu berarti Anda memiliki ketidakstabilan yang serius,” kata Lukashenko.
