Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Catatan Tiga Tahun Perang Rusia-Ukraina
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Catatan Tiga Tahun Perang Rusia-Ukraina
Opini

Catatan Tiga Tahun Perang Rusia-Ukraina

Timur
Timur Published 25 Feb 2025, 12:58
Share
4 Min Read
Peta wilayah Ukraina dan Rusia serta wilayah yang dipersengketakan. Foto: Wikipedia
Peta wilayah Ukraina dan Rusia serta wilayah yang dipersengketakan. Foto: Wikipedia
SHARE

Presiden Ukraina Zelensky secara terbuka menyatakan, negaranya tidak akan menerima apapun hasil perundingan AS-Rusia jika Ukraina tidak dilibatkan. Hal ini kemudian berdampak terhadap terjadinya ketegangan antara Zelensky dan Trump. Keduanya lalu terlibat saling serang, Zelensky menyebut Trump telah diselimuti disinformasi Rusia akibat pernyataan Trump yang menyebut Ukraina yang memulai perang dengan Rusia karena Ukraina memprovokasi Rusia dengan ngotot ingin menjadi anggota pakta pertahanan NATO dan hal tersebut tidak dikehendaki Rusia.

Pernyataan Zelensky kemudian dibalas Trump dengan menyebut Zelensky sebagai diktator, penguras uang AS, dan presiden yang buruk.

Sadar bahwa posisi Ukraina semakin melemah, setelah ketegangannya dengan Trump mencuat ke permukaan, Zelensky mulai melunak dengan bersedia merancang perjanjian dengan Amerika Serikat guna mempererat hubungan AS-Ukraina. Salah satu isinya adalah mengizinkan AS mendapat akses ke cadangan mineral—tanah jarang Ukraina, seperti nikel, grafit, litium, galium, titanium, indium.

Previous Page123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: crimea, OPINI, Perang Ukraina -rusia, rusia, Ukraina Rusia
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article mudik tol Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Diprediksi 28-30 Maret
Next Article tpu jeruk purut Omzet Penjual Bunga Tabur di TPU Jeruk Purut Meroket Jelang Puasa

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Headline
Xabi Alonso Sepakat Latih Chelsea
17 May 2026, 10:15
Kriminal
Manusia Silver Todong Pengendara di Kuta Diciduk Polisi
17 May 2026, 14:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?