IPOL.ID – Danantara diharapkan dapat beroperasi secara independen dan profesional, dengan mengelola aset negara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Lembaga ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global melalui pengelolaan investasi yang efektif dan efisien.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu mengungkapkan, Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) merupakan mitra strategis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
“Jadi memang ke depannya Danantara itu akan benar-benar mitra strategis dengan kementerian kami, Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Ke depannya kita akan coba ikut meng-guidance Danantara itu sendiri untuk bagaimana kita melihat investasi hilirisasi strategis mana saja yang akan kita masuk,” ujar Todotua Pasaribu di Jakarta, Kamis (27/2/25).
Diketahui, BPI Danantara merupakan lembaga pengelola investasi yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Lembaga ini resmi diluncurkan pada 24 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.