Jutaan sertifikat itu mengisyaratkan makna adanya jaminan keamanan, jaminan kualitas, dan jaminan kemanfaatan dalam hal makanan berarti soal nilai gizi.
“Hasil kunjungan monitoring dan evaluasi lapangan hari ini, kalau dari sisi prosedur kami memberikan nilai A kepada Bogasari. Semua sudah sesuai prosedur dan bagus. Tak hanya itu, dalam hal ketersediaan bahan pangan terigu apalagi menjelang bulan suci Ramadan, sangat bisa dipastikan aman,” tegas Kepala Badan POM didampingi langsung Direktur Indofood Franciscus Welirang.
Taruna juga mengapresiasi Bogasari yang sangat komitmen dengan mottonya yaitu turut membangun gizi bangsa. Apalagi saat ini pemerintah sedang punya program besar makanan bergizi gratis. Artinya Bogasari dan Indofood, yang memiliki motto lambang makanan bermutu, sudah ikut berkontribusi mengentaskan masalah kekurangan gizi di Indonesia.
“Indofood punya kontribusi besar untuk pertumbuhan ekonomi negara karena memiliki sekitar 115 ribu pekerja. Jadi Bogasari dan Indofood secara keseluruhan tak hanya berdampak bagi ekonomi nasional tapi juga buat masyarakat. Industri adalah stakeholder penting buat kami,” tutur Taruna.