Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: RI Wajib Belajar dari Taiwan, Negara Kecil dengan Dampak Besar pada Industri Global
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > RI Wajib Belajar dari Taiwan, Negara Kecil dengan Dampak Besar pada Industri Global
Tekno/Science

RI Wajib Belajar dari Taiwan, Negara Kecil dengan Dampak Besar pada Industri Global

Iqbal
Iqbal Published 13 Feb 2025, 20:40
Share
5 Min Read
ilustrasi industri chip di Taiwan yang menguasai pasar dunia. Foto: Freepik
ilustrasi industri chip di Taiwan yang menguasai pasar dunia. Indonesia kini mulai membangun industri chip nasional. Foto: Freepik
SHARE

ZsuZsa Anna Ferency dari Dong Hwa University yang juga penulis buku Partners in Peace Why Europe and Taiwan Matter to Each Other, membenarkan hal itu. “Seperti yang dikatakan Emilia sebelumnya, Eropa itu jauh. Jadi bagi kami, ketika kami duduk di Eropa, Taiwan itu jauh. Indonesia itu jauh. Tetapi kami sangat terhubung,” tegasnya.

Menurutnya, jika sesuatu terjadi di Eropa sebagai konflik, itu memengaruhi pembangunan global. Dengan cara yang sama, jika sesuatu yang serius terjadi di kawasan Asia-Pasifik, dalam hal keamanan, rantai pasokan global akan terpengaruh di Eropa. “Hal yang menjadi perhatian disini adalah seberapa besar kepedulian terhadap Taiwan, juga dengan Tiongkok, serta hubungan EU dengan kedua negara ini,” ujarnya.

Jika sesuatu terjadi di Kawasan Indo pasifik  tersebut, maka harus dilakukan tindakan untuk  menghindari segala bentuk kerusakan. “Taiwan adalah ekonomi terbesar ke-16, dan Selat Taiwan merupakan jalur pelayaran utama, yakni 88% dari Selat Taiwan serta menjadi jalur perairan internasional. Maka, setiap kapal dapat melewatinya, dan di sinilah ketegangan terjad,” paparnyai.

Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Chip Elektronik, taiwan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi Istana Jamin Kebijakan Efisiensi Anggaran Tak Akan Berdampak Pemberhentian Pegawai
Next Article Alexander Sabar Komdigi Kemkomdigi Rangkul PSE Persiapkan Regulasi Ramah Anak di Ruang Digital

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260512 WA0186
HeadlineNews

Viral! Ayu Aulia Bongkar Hubungan Rahasia dengan ‘Bupati R’

Jakarta Raya
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Srikandi Demokrat di Kebon Sirih Minta Dinkes Geber Langkah Pencegahan
12 May 2026, 22:52
HeadlineNews
Kepala BNPB Ingatkan Indonesia Punya Risiko Bencana Tinggi
12 May 2026, 18:55
Ekonomi
Gali Ide Inovatif Gen-Z, Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026 di UNNES
12 May 2026, 19:15
HeadlineOlahraga
Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Reformasi Pembinaan, PP PBSI Lantik 13 Pengprov
12 May 2026, 18:22
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?