Rangkaian Switch Off 2025 mengadakan diskusi dengan tema “Clear Waters, Brighter Future: Tackling Microplastics in Our Daily Lives”. Diskusi ini membahas dampak mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari serta solusi mengurangi pencemaran.
Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil yang banyak ditemukan dalam produk sehari-hari seperti kosmetik, pakaian sintetis, dan kemasan makanan. Polusi mikroplastik telah menjadi perhatian global karena dapat mencemari air, masuk ke rantai makanan, dan berpotensi berdampak negatif pada kesehatan manusia serta ekosistem.
Diskusi ini menghadirkan para ahli yakni Sobat Air Jakarta membahas dampak mikroplastik terhadap sumber daya air dan langkah-langkah konservasi yang dapat dilakukan komunitas dan masyarakat. Selanjutnya, Andreas Pandu Wirawan, Co-Founder & CCO Ecoxyztem mengulas inovasi teknologi ramah lingkungan dan bagaimana bisnis dapat berperan dalam mengurangi polusi mikroplastik dan dr. Arif Kurniawan, Sp.B (K) Onk, Spesialis Bedah Onkologi, IHC RS Pusat Pertamina rekanan Arthakes menjelaskan dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia serta kaitannya dengan penyakit tertentu, Kepala Seksie Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kamil Salim yang menyatakan perlunya bumi istirahat sejenak selama 90 menit dengan memandang lampu. Menurutnya ini langkah Kecil yang besar dampaknya.