Sebaliknya, negara tetangga Thailand jauh lebih makmur dan menjadi tujuan wisata utama, dengan tim penyelamat yang berpengalaman dan memiliki sumber daya yang memadai.
Video yang diunggah daring menunjukkan penduduk yang panik di seluruh Myanmar dan Thailand berlarian dari menara hunian yang bergoyang saat debu memenuhi udara, dan lalu lintas tiba-tiba berhenti di jalan-jalan kota yang sibuk.
Junta militer Myanmar mengumumkan “situasi darurat” di sebagian besar pusat negara, termasuk di kota terpadat kedua Mandalay dan ibu kota yang dibangun militer Naypyidaw. Junta tersebut mengonfirmasi bahwa negara tersebut menghadapi banyak kematian dan mendesak orang-orang untuk menyumbangkan darah ke rumah sakit yang merawat yang terluka.
Perdana Menteri Thailand juga mengumumkan “zona darurat” di Bangkok setelah gempa bumi memicu runtuhnya gedung bertingkat tinggi yang sedang dibangun, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 50 lainnya. Dua kematian lainnya telah dilaporkan di ibu kota, kata pihak berwenang.