All England adalah turnamen yang unik, atmosfernya sangat berbeda dan semua punya kesempatan yang sama untuk mendapat hasil terbaik. Jadi mudah-mudahan mereka bisa mengambil momentum ini,” katanya.
Sementara, tunggal putra Jonatan Christie mengaku tidak mau terlena dengan status juara bertahan. Ia ingin fokus satu demi satu pertandingan dan menyiapkan semua sebaik-baiknya
“Saya tidak mau terlalu terlena dengan hasil tahun lalu yang sudah berlalu. Tahun ini suatu hal yang baru lagi, suatu hal yang berbeda lagi pastinya. Jadi fokus satu demi satu,” ucap Jonatan.
“Ada dua hari untuk persiapan, hari Minggu ini dan Senin besok. Kalau hari ini lebih ke mengembalikan kondisi fisik dulu dan masih adaptasi dengan cuaca. Beruntung dari kemarin dan hari ini tidak turun hujan, suhu Birmingham juga agak lebih hangat dari tahun-tahun sebelumnya, 10-16 derajat celsius. Dibandingkan tahun lalu di bawah delapan derajat celsius. Mudah-mudahan minggu ini semua bisa berjalan dengan baik,” terang Jonatan.
Menilik persaingan di tunggal putra, Jonatan menganggap akan sama ketatnya dengan tahun lalu karena pemain yang turun tidak banyak berubah. “Dari pemain tidak jauh berbeda, sama saja dengan tahun lalu. Jadi secara persaingan akan sama ketatnya,” tutup Jonatan.
