“Terus kita ngomongin kesusahan kita kayaknya enggak mungkin, saya enggak mau merepotkan orang di kampung.”
Hamidah juga bercerita keluarga besarnya kecewa ia tak pulang. Bahkan kakaknya sampai tak mau bicara.
Ia bilang bisa memahami kekecewaan itu, sebab hanya di momen setahun sekali ini saja mereka bisa bertemu muka dan berziarah ke makam orang tua.
“Kalau kata kakak saya, umur enggak ada yang tahu, makanya kalau bisa Lebaran itu pulang. Saya juga kangen ketemu saudara, ponakan.”
“Tapi mau bagaimana, tabungan saya hanya cukup untuk bulan ini, untuk bulan depannya sudah enggak ada.”
Kini, Hamidah hanya berharap, semoga tahun depan bisa mudik kembali.
“Yah mudah-mudahan saja saya cepat dapat kerja setelah Lebaran,” ujarnya penuh harap
Apa saja faktor penyebab angka pemudik anjlok?
Direktur Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, memaparkan anjloknya jumlah pemudik pada musim Lebaran tahun ini dipengaruhi oleh beberapa hal.
Pertama, yang sangat kentara terlihat adalah lesunya daya beli masyarakat.