Penyerahan bingkisan sembako dilakukan secara simbolis oleh Agus Nurwahyudi kepada Kepala Desa Menganti, Kepala Desa Karangkandri, dan Kepala Desa Slarang. Selanjutnya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara simbolis menyerahkan bantuan beras sebanyak 13,5 ton kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, 10 ton beras kepada KUD Mino Saroyo, dan bantuan beras kepada perwakilan nelayan sekitar PLTU Cilacap yang diwakilkan oleh Kelompok Nelayan Desa Menganti.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman kemudian secara simbolis juga menyerahkan bantuan Program Ketahanan Pangan berupa 1 ton beras setiap bulan masing-masing kepada HNSI, LazisNU, dan LazisMU Kabupaten Cilacap. Lalu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi oleh Direktur Utama PT S2P Agus Nurwahyudi, secara simbolis menyerahkan bantuan Program Pengentasan Stunting senilai Rp570 juta.
Dalam sambutannya, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan Kabupaten Cilacap memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju. Beliau bahkan mengungkapkan harapannya ke depan agar Kabupaten Cilacap dapat menjadi “Singapore of Java”. Untuk mendukung pengembangan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan peta untuk peruntukan industri guna menarik lebih banyak investasi ke wilayah tersebut.